“Maka saya berusaha jadi pemimpin di Balikpapan ini, untuk mengawal Mabalu ini, agar perdagangan hidup. Konsep ini, InsyaAllah terealisasi. Dengan kehadiran Gubernur ini, mudah-mudahan konsep Mabalu ini, bisa dikawal oleh beliau,” ujar Rahmad.
Dia menyebutkan seluruh kebutuhan pokok di Balikpapan dan Kalimantan Timur 95 persen dipasok dari luar Balikpapan, yakni Sulawesi Barat.
”Berasnya, sayur mayur bahkan hewan ternak, hewan kurbannya hampir mayoritas dari Sulawesi Barat dan kami hidupkan perdagangan ini. Letak georafis dan kondisi SDA Kaltim, beda dengan Sulawesi. Allah sudah ciptakan ini,” sebutnya.
“Di sini, beras sawah tidak bisa hidup, terbatas tidak maksimal. Tentu sebaliknya subur di Sulawesi. Nah seluruh kebutuhan batu material semua dari Palu,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengatakan, kerjasama potensi ekonomi kedua daerah makin terbuka luas bukan hanya jalur laut, melainkan juga jalur udara maskapai Lion Air, akan menghidupkan perekonomian antar Mamuju dan Balikpapan.
“Begitu juga sebaliknya. Pun demikian akan meluas seperti bentuk segitiga yakni Mamuju, Balikpapan dan Palu, atau bahkan segiempat yakni Mamuju, Balikpapan, Palu dan Kalsel. Atau bahkan meluas sampai Kaltara,” harap Masdar.
“Khusus pendidikan, banyak kerjasama yang bisa dilakukan, untuk meningkatkan mutu kualitas SDM untuk generasi muda mendatang,” ujarnya. (din)