Semangat ini mempertemukan 35 pendidik dari tiga sekolah dalam Bootcamp Regional Kalimantan Timur Program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026 yang digelar IPB University melalui Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) di SMA Negeri 10 Samarinda, Jalan HAMM Rifaddin, Sabtu (31/10/2026).
IPB University terpilih sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana program pengayaan dan pendampingan SUGT 2026 yang dimandatkan oleh Direktorat SSPT Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains,dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Kepala SMA Negeri 10 Samarinda Ni Made Adnyani mengatakan, sekolahnya mendapat kehormatan menjadi titik temu ketiga sekolah peserta program di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kegiatan ini diikuti 12 guru dan manajemen sekolah dari SMA Taruna Nusantara IKN, 11 peserta dari SMA Nasional KPS Balikpapan, serta 12 peserta dari SMA Negeri 10 Samarinda sebagai tuan rumah.
“Pengembangan dan penguatan karakter GARUDA menjadi fokus kegiatan ini,” kata Ni Made Adnyani.
GARUDA merupakan akronim dari enam nilai karakter, yakni Gigih, Adaptif, Religius Etis, Unggul, Disiplin, dan Amanah. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pijakan bersama guru dan manajemen sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang menumbuhkan karakter peserta didik secara konsisten.
Deputy Assistant of Executive Education, I Lead IPB University, Lindawati Kartika menjelaskan pembinaan karakter dalam program SUGT dibagi ke dalam dua klaster.
Pertama ditujukan bagi peserta didik dan telah dilaksanakan sebelumnya. Kedua, yang berlangsung selama dua hari kali ini,difokuskan pada guru, tenaga kependidikan, dan manajemen sekolah.
“Ini merupakan pengembangan kerja sama dan kemitraan. Untuk kegiatan sekarang, kita masuk ke regional Kalimantan,” kata Lindawati.
Ia menerangkan, nilai-nilai GARUDA dirumuskan IPB University dengan berlandaskan aspek filosofis,sosiologis, yuridis, dan akademis.
Nilai-nilai itu kemudian dikembangkan melalui kerangka kepemimpinan dan pembelajaran sepanjang hayat yang berjenjang, yaitu leading self, leading teams, leading organization, dan leading change.
“Harapannya, nilai-nilai GARUDA yang diinternalisasikan kepada siswa, guru, dan manajemen sekolah bisa menjadi fondasi yang kuat sehingga siswa dan guru lebih mudah mengimplementasikan program Garuda,” jelasnya.
PIC Utama Program SUGT dari IPB University, Willy Bachtiar, menjelaskan program ini diikuti 47 sekolah yang telah lolos seleksi dokumen dan wawancara oleh Kemendiktisaintek.
Sekolah peserta merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan secara objektif dan terukur, menandakan komitmen serta kesiapan mereka untuk bertransformasi menjadi SMA Unggul Garuda.
"Tugas kami sebagai perguruan tinggi pelaksana adalah mendampingi dan memperkuat kapasitas mereka agar potensi tersebut tumbuh optimal,” ujarnya.
Dalam pembagian peran di antara perguruan tinggi pelaksana, IPB University mendapat mandat menjalankan program peningkatan kapasitas pendukung yang terdiri atas pembinaan karakter serta pengembangan kerja sama dan kemitraan strategis.
Pembinaan karakter dinilai penting karena menjadi bekal peserta didik untuk mencapai salah satu target utama program, yakni memastikan mereka dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi 100 terbaik dunia.
“Kami berharap program ini betul-betul dapat mencapai tujuan dan target yang telah ditetapkan,” katanya.
Penguatan karakter pendidik menjadi pengungkit utama perubahan di sekolah. Guru dan tenaga kependidikan yang berkarakter kuat akan menjadi penggerak transformasi yang nyata, bukan sekadar perubahan administratif.
“Bagi guru dan tenaga kependidikan, kami berharap melalui program ini kita dapat mewujudkan transformasi pendidikan yang konkret dan berdampak,” pungkasnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Semangat ini mempertemukan 35 pendidik dari tiga sekolah dalam Bootcamp Regional Kalimantan Timur Program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026 yang digelar IPB University melalui Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) di SMA Negeri 10 Samarinda, Jalan HAMM Rifaddin, Sabtu (31/10/2026).
IPB University terpilih sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana program pengayaan dan pendampingan SUGT 2026 yang dimandatkan oleh Direktorat SSPT Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains,dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Kepala SMA Negeri 10 Samarinda Ni Made Adnyani mengatakan, sekolahnya mendapat kehormatan menjadi titik temu ketiga sekolah peserta program di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kegiatan ini diikuti 12 guru dan manajemen sekolah dari SMA Taruna Nusantara IKN, 11 peserta dari SMA Nasional KPS Balikpapan, serta 12 peserta dari SMA Negeri 10 Samarinda sebagai tuan rumah.
“Pengembangan dan penguatan karakter GARUDA menjadi fokus kegiatan ini,” kata Ni Made Adnyani.
GARUDA merupakan akronim dari enam nilai karakter, yakni Gigih, Adaptif, Religius Etis, Unggul, Disiplin, dan Amanah. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pijakan bersama guru dan manajemen sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang menumbuhkan karakter peserta didik secara konsisten.
Deputy Assistant of Executive Education, I Lead IPB University, Lindawati Kartika menjelaskan pembinaan karakter dalam program SUGT dibagi ke dalam dua klaster.
Pertama ditujukan bagi peserta didik dan telah dilaksanakan sebelumnya. Kedua, yang berlangsung selama dua hari kali ini,difokuskan pada guru, tenaga kependidikan, dan manajemen sekolah.
“Ini merupakan pengembangan kerja sama dan kemitraan. Untuk kegiatan sekarang, kita masuk ke regional Kalimantan,” kata Lindawati.
Ia menerangkan, nilai-nilai GARUDA dirumuskan IPB University dengan berlandaskan aspek filosofis,sosiologis, yuridis, dan akademis.
Nilai-nilai itu kemudian dikembangkan melalui kerangka kepemimpinan dan pembelajaran sepanjang hayat yang berjenjang, yaitu leading self, leading teams, leading organization, dan leading change.
“Harapannya, nilai-nilai GARUDA yang diinternalisasikan kepada siswa, guru, dan manajemen sekolah bisa menjadi fondasi yang kuat sehingga siswa dan guru lebih mudah mengimplementasikan program Garuda,” jelasnya.