Kegiatan yang berlangsung melalui via zoom pada 18–21 Februari 2026 ini di buka oleh Kabid Pembinaan SMA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim,
Muhammad Jasniasyah dan diikuti oleh 67 guru sekolah.
Kepala SMA Negeri 10 Samarinda, Ni Made Adnyani menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan memastikan terwujudnya transformasi kurikulum yang adaptif dan berstandar global.
“Ini tujuan kegiatannya untuk memastikan terwujudnya transformasi kurikulum yang adaptif berstandar global,” ujar Ni Made Adnyani, Kamis, (19/2/2026).
Diketahui, pelatihan ini mereview Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), menyelaraskan program kerja, serta meningkatkan pemahaman guru terhadap pendekatan Cambridge Mathematics dan Cambridge Physics.
SMA Negeri 10 juga menghadirkan narasumber dari SMA Negeri Unggulan MH Thamrin sebagai bagian dari persiapan implementasi tersebut.
Menurut Ni Made Adnyani, pendekatan Cambridge dinilai mampu melatih siswa berpikir lebih mendalam. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi langkah awal yang krusial sebelum kurikulum internasional diterapkan.
Pelaksanaan IHT dilakukan secara berseri dengan materi yang berbeda setiap harinya. Hari pertama, lanjut dia, berfokus pada pengenalan Cambridge dan AI for Education.
Hari berikutnya diisi dengan kerja kelompok untuk mereviu KSP, diikuti presentasi hasil reviu serta program sekolah. Pada sesi akhir, para guru diminta menyelesaikan penyusunan soal Asesmen Satuan Pendidikan (ASP).
“Kegiatan ini berseri, untuk seri ini kita menekankan matematika dan fisika selanjutnya ada lagi,” jelasnya.
Ia berharap, melalui rangkaian IHT ini, SMA Negeri 10 Samarinda dapat segera mendaftar sebagai Sekolah Rujukan Google sekaligus menjadi lembaga pendidikan yang mengimplementasikan kurikulum Cambridge.
Ia optimis kedua target tersebut dapat tercapai sehingga sekolah mampu menyelenggarakan program pendidikan yang lebih inovatif dan memiliki daya saing global.
“Targetnya SMA 10 bisa mendaftar Sekolah Rujukan Google kemudian bisa mendaftar menjadi sekolah yang menerapkan kurikulum Cambridge. Jadi IHT ini running menuju ke arah sana,” tandasnya. (adv)
Editor: Erwin