Technical Service Manager Honda, Ignatius Nindyatama, menegaskan bahwa pengecekan motor sebaiknya tidak dianggap sepele. Menurutnya, perawatan berkala dapat membantu mendeteksi potensi gangguan teknis sejak dini.
“Pemeriksaan sebelum perjalanan jauh penting untuk memastikan seluruh komponen motor bekerja optimal dan mencegah kendala di tengah perjalanan,” ujarnya.
Ia menyebutkan sejumlah bagian vital yang perlu mendapat perhatian khusus. Pertama adalah ban, yang harus dipastikan tidak aus dan memiliki tekanan udara sesuai standar. Kondisi ban sangat memengaruhi kestabilan dan keselamatan saat berkendara.
Selanjutnya oli mesin dan gardan. Pelumas yang masih layak pakai akan menjaga performa mesin tetap prima serta mencegah kerusakan akibat gesekan berlebih.
Komponen penerangan juga tak kalah penting. Lampu utama, rem, dan sein wajib berfungsi normal, termasuk memastikan sistem kelistrikan bebas dari kabel longgar atau rusak.
Untuk motor matik maupun manual, CVT atau rantai perlu dicek kondisinya. Belt atau rantai yang aus dan kendur berisiko putus saat digunakan dalam perjalanan jauh.
Sistem pengereman, baik rem depan maupun belakang, harus berada dalam kondisi optimal. Kampas dan cakram yang menipis sebaiknya segera diganti guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Selain itu, kondisi aki perlu dipastikan masih kuat karena berperan sebagai sumber listrik utama kendaraan. Begitu pula dengan busi, yang berpengaruh langsung terhadap pembakaran mesin dan efisiensi bahan bakar.
Ignatius menambahkan, pengecekan sebaiknya dilakukan di jaringan resmi AHASS yang didukung suku cadang asli serta mekanik berpengalaman dan tersertifikasi.
“Servis rutin sesuai jadwal akan menjaga performa motor tetap maksimal dan usia mesin lebih panjang. AHASS memberikan jaminan kualitas servis yang aman dan terpercaya,” tutupnya.
Bagi pengguna sepeda motor Honda, layanan perawatan dapat diakses melalui aplikasi MotorkuX atau dengan mendatangi AHASS terdekat. (Adv)
Editor: Erwin