Orang Tua Siswa jadi Pembina Upacara Hari Guru Nasional di SMAN 10 Samarinda
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Peringatan Hari Guru Nasional di SMAN 10 Samarinda berlangsung dengan sentuhan berbeda.
Perwakilan orang tua siswa, Ahmad Rofiq Hakim dipercaya memimpin upacara dan menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya peran guru dalam menjaga kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
Rofiq yang juga dosen Politeknik Negeri Samarinda ini menyebut berbagai prestasi akademik siswa SMAN 10 tidak muncul secara instan.
Sejak awal berdiri, sekolah ini dirancang dengan sistem yang kuat dan terukur sehingga mampu menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi setiap tahunnya.
“Sekolah ini memang diarahkan menjadi yang terbaik di Kaltim. Konsistensi prestasi siswa menunjukkan sistem yang diterapkan berjalan dengan baik,” ujar Rofiq, Selasa (25/11/2025).
Ia menilai keberhasilan itu sangat bergantung pada komitmen para pendidik yang menjaga standar mutu hingga SMAN 10 meraih predikat Sekolah Garuda Transformasi.
Dedikasi guru, lanjutnya, tidak hanya terlihat dari capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilan siswa menembus berbagai perguruan tinggi unggulan, termasuk di luar negeri.
“Orang tua sangat menghargai kerja keras para guru. Dampaknya jelas terlihat dari perkembangan anak-anak,” tuturnya.
Rofiq menambahkan, menjaga reputasi SMAN 10 merupakan komitmen bersama. Ia mendorong para guru tetap mempertahankan kualitas pengajaran, bukan sekadar demi prestasi sekolah, tetapi untuk masa depan siswa.
Peringatan Hari Guru Nasional di SMAN 10 tahun ini menjadi momen refleksi bahwa kekuatan utama sebuah sekolah terletak pada guru yang terus menanamkan pengetahuan, nilai, dan karakter bagi generasi penerus.
“Ini bukan hanya soal tugas profesi, tapi juga bentuk amal jariyah yang manfaatnya akan terus mengalir bagi anak-anak dan bagi sekolah,” tutup Rofiq.
Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made Adnyani berharap melalui momen Hari Guru, sekolah ingin membangun narasi harmonisasi antara guru dan orang tua.
"Harapan kami orang tua tidak Hanya menitipkan anaknya di sekolah saja, tetapi orang tua juga menjadi partner pertama dalam Pendidikan," harap Ni Made Adnyani. (Adv)
Editor: Aspian Nur










