PAMA KIDE Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budikdamber di Sungai Terik
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: */Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Presiden Republik Indonesia, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site Kide melaksanakan program budidaya perikanan di RT 003 Desa Sungai Terik, Kecamatan Batu Sopang, Kamis (30/10/2025).
Melalui program ketahanan pangan ini, masyarakat mendapatkan pembinaan serta fasilitasi media dalam melakukan Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber).
Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) terlibat dalam pelatihan ini. Selain itu, program juga melibatkan kelompok Dasa Wisma Desa Sungai Terik serta pelaku budidaya perikanan berpengalaman, Prawit Susanto, yang telah menjalankan usaha budidaya berskala besar.
Dalam pembukaannya, CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco, Ghani Rasyid, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan berupa budidaya lele. Mengingat terbatasnya lahan, PAMA Kide melakukan inovasi dengan memanfaatkan drum plastik bekas layak pakai, yang direkondisi untuk dijadikan kolam budidaya lele.
“Kami harap program ini dapat memberikan pemberdayaan bagi masyarakat di Desa Sungai Terik, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan menjadi lebih produktif. Dengan program ini juga dapat menjadi sumber pangan protein tambahan, terutama bagi keluarga yang masih memiliki anak-anak usia masa pertumbuhan” ujar Ghani Rasyid.
Kepala Desa Sungai Terik, Jumin, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco yang terus memperhatikan masyarakat Desa Sungai Terik dan memberikan program-program CSR yang sangat berdampak.
“Dengan program ketahanan pangan dalam budidaya ikan lele ini, masyarakat bisa lebih mandiri dan tentunya semakin meningkatkan pemberdayaan positif bagi kelompok Dasa Wisma," ujar Jumin.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan Proklim yang sudah berjalan, program tersebut menjadi nilai tambah yang mampu memberikan peningkatan bagi desa dalam menjawab isu perubahan iklim.
"Harapannya dari 11 KK ini, bisa berhasil menjalankan program ini, yang nantinya terus berlanjut dan bertambah penerima manfaatnya di Desa Sungai Terik” pungkasnya.
Program ketahanan pangan yang dijalankan PAMA KIDE di Desa Sungai Terik ini akan berjalan dengan beberapa tahapan pertemuan, sampai nantinya ditargetkan mencapai siklus panen di bulan Januari 2026.
Selain dengan fasilitasi media, pendampingan, dan pelatihan pengelolaan budidaya lele, masyarakat juga akan dibantu dalam mengelola hasil panen, sehingga harapannya dapat menciptakan ekonomi sirkuler secara berkelanjutan nantinya. (adv)
Editor: Erwin










