Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Rektorat Unmul itu dihadiri Staf Khusus Wakil Presiden RI, Nicolaus Teguh Budi Harjanto, serta perwakilan perguruan tinggi, praktisi, dan organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Rektor Unmul, Abdunnur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan Sekretariat Wakil Presiden ke lingkungan akademik. Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk menyampaikan pemikiran strategis tentang arah pembangunan IKN ke depan.
“Ini kesempatan bagi seluruh sivitas akademika untuk memberikan kontribusi yang positif dalam memastikan keberlanjutan Ibu Kota Nusantara. Kami ingin memastikan pembangunan IKN benar-benar menjadi strategi pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia,” ujar Abdunnur.
Kehadiran IKN di Kalimantan Timur diharapkan membawa manfaat nyata bagi daerah, terutama dalam mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya masyarakat yang berada di sekitar IKN.
“Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan secara merata di seluruh kabupaten dan kota, seiring dengan pertumbuhan pembangunan di kawasan IKN,” ucapnya.
Sementara Staf Khusus Wapres RI, Nicolaus Teguh Budi Harjanto, menilai masukan dari kalangan akademisi dan mahasiswa sangat komprehensif serta relevan bagi perumusan kebijakan nasional.
“Masukan dari pihak universitas maupun rekan-rekan mahasiswa menjadi catatan penting. Semua hasil diskusi ini akan kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan,” ungkap Nicolaus.
Ia menjelaskan, masukan yang diterima akan dibagi dalam dua pendekatan: strategis dan teknis operasional. Aspek-aspek seperti tata kelola, lingkungan hidup, hingga kolaborasi antar lembaga menjadi fokus utama pemerintah dalam memastikan pembangunan IKN berjalan berkelanjutan.
“Kami berharap Otorita IKN dapat menjadi leading sector yang menjamin seluruh masukan ini terwujud dalam implementasi kebijakan. Beberapa hal teknis, seperti pembangunan pusat riset dan kampus, tentu akan dibahas lebih lanjut secara spesifik,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur