Hal tersebut dilaksanakan juga dibarengi dengan launching Program Pama Safe School. Melalui program tersebut PT Pama Kide akan mendukung kurikulum pembelajaran di SMKN 3 Tanah Grogot yang berbasis K3LH.
Manajemen PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco, Billy Habel Jefferson Umboh. Menyampaikan, melalui program Pama Safe School dan MoU bersama pihak SMKN 3 Tanah Grogot tersebut. Pihaknya berupaya memberikan dukungan pada Kabupaten Paser untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Paser.
"Salah satu visi Pama yakni meningkatkan SDM, untuk itu mulai dari sekolah ini kami akan berupaya untuk meningkatkan SDM Di Kabupaten Paser, terutama berkaitan dengan safety dilingkungan kerja," ucap Billy Habel Jefferson Umboh.
Disampaikan bahwa, melalui program Pama Safe School, PT Pamapersada Nusantara akan memperkenalkan Kurikulum Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH). Dengan harapan seluruh siswa dapat menerapkan Safety setelah memasuki dunia kerja, terutama di sektor pertambangan.
"Dengan telah mengenal kurikulum K3LH, tentu setiap siswa diharapkan sudah terbiasa dengan perlakuan safety didunia kerja nanti, terlebih lagi kerja di sektor pertambangan," terangnya.
Untuk sementara MoU dan program Pama Safe School hanya dilaksanakan di SMKN 3 Tanah Grogot, namun pihaknya akan kembali melakukan evaluasi dan tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan juga di sekolah lainnya.
"Saat ini kami akan fokus di sekolah ini saja dulu, nanti kami akan evaluasi kembali jika memang bisa diterapkan di sekolah lainnya, tentu akan kami laksanakan juga," tukasnya.
Sementara itu pengawas Dinas Pendidikan Wilayah V Prov. Kaltim H. Zakir. Mengapresiasi upaya yang dilaksanakan PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco. Mengingat SMKN 3 Tanah Grogot memiliki jurusan berkaitan dengan mekanik Kendaraan berat.
"MoU yang dilaksanakan untuk melaksanakan program Pama Safe School menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan SDM di Kabupaten Paser, tentu ini sangat mendukung pihak sekolah dalam melaksanakan pembelajaran," ujar Zakir. (Adv)
Editor: Aspian Nur