
Direktur
Operasi Pupuk Kaltim F Purwanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk
komitmen perusahaan untuk terus hadir sebagai agen pembangunan, sekaligus
meningkatkan kepedulian terhadap aspek kesehatan dengan memastikan masyarakat
mendapatkan layanan optimal secara berkelanjutan. Hal ini juga upaya Pupuk
Kaltim mendorong pola hidup sehat, agar masyarakat lebih proaktif menjaga
kondisi tubuh masing-masing.
"Hal
ini mengingat kesehatan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan, karena
tanpa hal tersebut tidak mungkin pembangunan manusia akan berjalan optimal. Hal
ini menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim, dengan hadir memberikan layanan terbaik
untuk menjangkau seluruh lapisan tanpa terkecuali," ucap F Purwanto, saat
membuka kegiatan di Kelurahan Guntung, Minggu (4/5/2025).
Pada
layanan kali ini, Pupuk Kaltim bekerjasama dengan PT Kaltim Medika Utama (KMU)
melalui Klinik Sehat Pupuk Kaltim, melakukan pemeriksaan yang mencakup tekanan
darah, gula darah, kolesterol hingga konsultasi medis dasar dengan total 1.000
penerima manfaat. Dari hal itu, diharap masyarakat makin memiliki kesadaran
akan upaya preventif terhadap potensi penyakit dengan mengetahui gejala sejak
dini.
Total
sasaran tersebut juga bukan tanpa alasan, dimana Puskesmas Bontang Utara II
sebagai mitra kesehatan masyarakat di wilayah Loktuan dan Guntung memiliki
target pemeriksaan sebanyak 10.192 jiwa. Dan Pupuk Kaltim berkontribusi sebesar
10 persen realisasi, sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi aktif bersama Pemkot
Bontang. Hal ini mengingat kolaborasi lintas sektor merupakan kunci
keberhasilan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif dan
sejahtera.
"Oleh
karena itu Pupuk Kaltim mengambil langkah konkret mendukung percepatan
pelayanan kesehatan khususnya di Kelurahan Guntung dan Loktuan," kata F
Purwanto.
Dirinya
pun menyebut kegiatan seperti ini akan terus diperluas Pupuk Kaltim, sebagai
bagian dari inovasi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar di Kota
Bontang. Mengingat pendekatan kolaboratif antara dunia industri, layanan
kesehatan dan masyarakat adalah kunci menciptakan lingkungan hidup yang sehat
dan berdaya.
"Pupuk
Kaltim akan terus menjadi bagian dari solusi, karena kesehatan adalah hak
setiap warga dan Perusahaan hadir untuk ikut memastikan hak itu terpenuhi,”
tambah F Purwanto.
Wali
Kota Bontang Neni Moerniaeni, menyambut positif sekaligus mengapresiasi
inisiatif Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
pola hidup sehat, serta mengidentifikasi potensi penyakit sebagai upaya
preventif sejak dini. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah, baik Pemkot
Bontang maupun Asta Cita Pemerintahan Prabowo Gibran, dalam memastikan hak
kesehatan warga negara terpenuhi dengan baik.
"Kolaborasi
seperti ini yang sangat kita butuhkan, mengingat inisiatif yang dijalankan
Pupuk Kaltim selaras dengan upaya Pemerintah menghadirkan layanan kesehatan
bagi warga secara menyeluruh," ucap Neni.
Menurut
Neni, aspek kesehatan sangat menentukan produktivitas masyarakat. Terlebih usia
harapan hidup sebagai indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang
yang mencapai 77 tahun, sudah sepatutnya dibarengi pelayanan optimal yang tidak
cukup hanya dengan membangun infrastruktur kesehatan, namun juga pendekatan
preventif dan promotif secara berkelanjutan. Upaya ini pun menjadi salah satu
fokus Pemkot Bontang ke depan, sebagai bagian penting dalam strategi jangka
panjang pembangunan manusia.
"Usia
harapan hidup yang mencapai 77 tahun tentu tidak datang dengan sendirinya. Ini
adalah hasil dari kerja kolaboratif, termasuk Pupuk Kaltim yang terus
berkontribusi dalam penguatan layanan kesehatan primer bagi masyarakat. Hal ini
sangat kami apresiasi dan terus dukung ke depannya,” terang Neni.
Bagi
masyarakat, kegiatan ini merupakan kesempatan emas untuk mendapatkan layanan
kesehatan secara mudah dan tanpa biaya. Seperti diungkapkan Mustakim, yang
mengaku baru kali ini mengikuti pemeriksaan kesehatan lengkap dalam beberapa
tahun terakhir. Dirinya menyebut, hal ini memberikan kesadaran baru tentang
pentingnya menjaga kesehatan secara preventif, agar segala potensi penyakit
dapat diantisipasi dengan baik.
"Program
Pupuk Kaltim ini jelas sangat membantu karena kita bisa tahu kondisi kesehatan lebih
awal. Seperti saya, ternyata ada darah tinggi dan dianjurkan untuk pemeriksaan
lebih lanjut. Semoa ke depan rutin digelar," ucap dia.(ADV)