1.509 Lulusan Diwisuda, Unmul Tekankan Kontribusi Ke Masyarakat
2 menit baca232 kali dibaca

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar Wisuda Gelombang IV Tahun 2024 di Gor 27 September dengan meluluskan sebanyak 1.509 wisudawan-wisudawati.
Wakil Rektor I Unmul, Prof Lambang Subagiyo mengatakan bahwa dalam momentum kali ini Unmul melahirkan ratusan lulusan terbaik dan tercepat baik dari program Doktor, Pascasarjana, Sarjana hingga Profesi.
Adapun nama-namq yang mendapatkan predikat lulusan terbaik diantaranya James S Marpaung Program Doktor dari Prodi Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang berhasil mendapatkan IPK 4.00 dengan masa studi 3 tahun. Selain itu, Kristoforus Gustiandari dari program Pascasarjana asal Prodi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan juga mendapatkan IPK 4.00 masa studi 1 tahun 11 bulan.
Sementara, ada Rosanti Wahyu Saputro dari Program Profesi asal Prodi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi dengan IPK 4.00 masa studi 1 tahun 6 bulan. Pada program Sarjana diisi oleh Silvia Dwina Oktaviami asal Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3.98 masa studi 4 tahun 2 bulan.
"Tahun ini, Unmul banyak sekali mencetak lulusan terbaik. Rinciannya untuk sarjana-profesi ada 248 lulusan terbaik, pasca sarjana 28 lulusan, dan 6 wisudawan dari program doktor," ucapnya.
Rektor Unmul, Abdunnur mengapresiasi atas capaian yang berhasil di raih oleh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi meskipun dalam berbagai tantangan yang cukup kompleks. Terlebih, ia mendorong agar capaian ini mampu membawa lulusan Unmul untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
“Harapannya mereka mampu berkontribusi terhadap masyarakat dan negara,” tegasnya.
Kendati demikian, tantangan global, seperti perkembangan teknologi yang pesat dan perubahan sosial yang terus berlangsung. Abdunnur mengharapkan agar momentum ini dapat dimanfaatkan dengan bijak oleh setiap lulusan.
Maka dari itu, setiap lulusan diharapkan memperkuat soft skills dan etika profesional agar bisa bersaing di tingkat global.
"Saya harap kalian mampu beradaptasi, terus belajar, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat," bebernya.
Terpisah, salah satu wisudawan dengan predikat lulusan terbaik dari program sarjana prodi kesehatan masyarakat, Silvia mengucapkan semangat kepada mahasiswa yang masih berjuang menyelesaikan tugas akhir.
"Semangat terus untuk mengejar prestasi di kampus, jangan takut mencoba hal baru, dan usahakan memberikan upaya terbaik saat peluang apapun itu datang ke kita," pungkasnya. (adv)










