Tak jarang anggota satgas harus harus naik ke atas bukit untuk sekedar mendapatkan sinyal untuk kelancaran berkomunikasi dengan keluarganya.
Seperti yang dilakukan Prada Taufi, Anggota Yon Zipur 7/Ananta Dharma Kodam VI/Mlw mengaku sangat kesulitan dalam berkomunikasi, di mana tempatnya menginap sinyal sangat sulit.
“Sangat sulit, karena signal seluler di Desa Sungai Terik tidak menunjang. Untuk menelpon saja sulit, apalagi berkirim pesan melalui WhatsApp (WA),” ucap Taufik.
Namun, kata Taufik, sebagai prajurit TNI, ia selalu siap sedia meski berada di daerah mana pun. Karena kemanunggalan TNI bersama rakyat adalah yang utama, yakni melalui pembinaan teritorial (binter).
“Memang untuk mencari signal para prajurit harus mencari ketinggian atau harus menggantung handphone di lokasi ketinggian. Tapi kegiatan fisik dan nonfisik dalam pelaksanaan TMMD tidak boleh terganggu,” ungkapnya.
Di tambahnya lagi, walaupun terkendala jaringan itu tidak menyurutkan semangat Anggoota Satgas TMMD ke 121 Kodim 0904/Psr untuk terus berjuang guna menuntaskan program TMMD ke-121 Desa Sungai Terik.
“Meski berada di daerah yang blank spot signal seluler, diharapkan prajurit TNI selalu kuat bersama masyarakat di wilayah itu dalam menjalankan tugas,” pungkasnya. ( Adv)