Hamsi, Putra Asli Daerah yang Bawa Gairah Muda dan Bertekad Hadirkan Perubahan di Paser
4 menit baca541 kali dibaca

Penulis : Dawi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Pemilu Serentak 2014 usai sudah. Satu dari sekian calon legislative yang terpilih adalah Hamsi, calon anggota DPRD Kabupaten Paser yang membawa semangat perubahan untuk kabupaten tersebut dari Partai Golkar.
Hamsi mendapatkan amanah dari warga Kecamatan Muara Komam, Batu Sopang, Muara Samu dan Kecamatan Kuaro untuk mengisi satu kursi DPRD Paser.
Keinginan Hamsi, Paser kedepannya membutuhkan pemuda untuk melakukan perubahan besar pada Kabupaten Paser. "Untuk mengisi kepemimpinan pada lima atau sepuluh tahun kedepan perlu peranan Pemuda," ucap Hamsi kepada Korankaltim.com Sabtu (9/3/2024).
Hamsi merupakan putra daerah yang lahir dan dibesarkan di kecamatan Muara Komam, mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di SD 001 Muara Komam, kemudian dilanjutkan di SMP N 1 Muara Komam. Untuk melanjutkan jenjang pendidikan, ia harus hijrah ke Tanah Grogot untuk melanjutkan Pendidikan di SMA N 1 Tanah Grogot. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Praja dan lulus dengan membawa gelar Strata satu Ekonomi.
Hamsi memiliki rasa tanggung jawab untuk memajukan daerah, terlebih lagi hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Wilayah Kalimantan Timur. "Jangan sampai putra daerah asli Paser hanya menjadi penonton dalam perkembangan IKN ini, setidaknya harus memiliki peranan dan kiprah positif pada pembangunan IKN ini," tegas Hamsi.
Hamsi yang juga sempat berprofesi sebagai Satpol PP Kabupaten Paser memilih jalan lain untuk memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas karena hingga saat ini ia masih melihat sejumlah desa terutama di wilayah pelosok yang masih terisolir. Ia berharap kedepan ia bersama segenap pemuda di Desa setempat bisa membawa perubahan yang berdampak pada peningkatan Kesejahteraan masyarakat di pelosok.
"Masih ada desa yang belum terjamah oleh bantuan dari pemerintah, bahkan masih ada Desa juga yang warganya juga masih kesulitan untuk mendapatkan informasi, terlebih lagi tidak ada jaringan telekomunikasi maupun internet di desa tersebut," sebutnya.
Selain itu, dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM) ia juga berharap tidak lagi terjadi kesenjangan antara anak yang berada di desa dengan yang berada di Kota. Hal tersebut perlu menjadi fokus perhatian Pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing.
"Perlu adanya upaya bersama yang fokus pada pelaksanaan peningkatan kualitas SDM di Desa, sehingga setiap Pemuda dan Juga pelajar di Desa bisa memiliki kualitas Daya saing yang seimbang dengan pelajar yang berada di Kota," tutup Hamsi.
Editor: Aspian Nur
Hamsi, Putra Asli Daerah yang Bawa Gairah Muda dan Bertekad Hadirkan Perubahan di Paser
Penulis : Dawi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Pemilu Serentak 2014 usai sudah. Satu dari sekian calon legislative yang terpilih adalah Hamsi, calon anggota DPRD Kabupaten Paser yang membawa semangat perubahan untuk kabupaten tersebut dari Partai Golkar.
Hamsi mendapatkan amanah dari warga Kecamatan Muara Komam, Batu Sopang, Muara Samu dan Kecamatan Kuaro untuk mengisi satu kursi DPRD Paser.
Keinginan Hamsi, Paser kedepannya membutuhkan pemuda untuk melakukan perubahan besar pada Kabupaten Paser. "Untuk mengisi kepemimpinan pada lima atau sepuluh tahun kedepan perlu peranan Pemuda," ucap Hamsi kepada Korankaltim.com Sabtu (9/3/2024).
Hamsi merupakan putra daerah yang lahir dan dibesarkan di kecamatan Muara Komam, mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di SD 001 Muara Komam, kemudian dilanjutkan di SMP N 1 Muara Komam. Untuk melanjutkan jenjang pendidikan, ia harus hijrah ke Tanah Grogot untuk melanjutkan Pendidikan di SMA N 1 Tanah Grogot. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Praja dan lulus dengan membawa gelar Strata satu Ekonomi.
Hamsi memiliki rasa tanggung jawab untuk memajukan daerah, terlebih lagi hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Wilayah Kalimantan Timur. "Jangan sampai putra daerah asli Paser hanya menjadi penonton dalam perkembangan IKN ini, setidaknya harus memiliki peranan dan kiprah positif pada pembangunan IKN ini," tegas Hamsi.
Hamsi yang juga sempat berprofesi sebagai Satpol PP Kabupaten Paser memilih jalan lain untuk memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas karena hingga saat ini ia masih melihat sejumlah desa terutama di wilayah pelosok yang masih terisolir. Ia berharap kedepan ia bersama segenap pemuda di Desa setempat bisa membawa perubahan yang berdampak pada peningkatan Kesejahteraan masyarakat di pelosok.
"Masih ada desa yang belum terjamah oleh bantuan dari pemerintah, bahkan masih ada Desa juga yang warganya juga masih kesulitan untuk mendapatkan informasi, terlebih lagi tidak ada jaringan telekomunikasi maupun internet di desa tersebut," sebutnya.
Selain itu, dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM) ia juga berharap tidak lagi terjadi kesenjangan antara anak yang berada di desa dengan yang berada di Kota. Hal tersebut perlu menjadi fokus perhatian Pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing.
"Perlu adanya upaya bersama yang fokus pada pelaksanaan peningkatan kualitas SDM di Desa, sehingga setiap Pemuda dan Juga pelajar di Desa bisa memiliki kualitas Daya saing yang seimbang dengan pelajar yang berada di Kota," tutup Hamsi.
Editor: Aspian Nur










