Dua inovasi tersebut, yakni berbasis IT (Informasi Teknologi) dan berbasis non-IT.
Kedua inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa imigrasi.
Sehingga, Kantor Imigrasi Tanjung Redeb memperkenalkan layanan berbasis IT yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah pemohon layanan keimigrasian dalam mengakses layanan.
"Melalui sistem yang mudah diakses oleh pengguna, mereka dapat memperoleh informasi mengenai syarat prosedur dan tarif layanan keimigrasian lewat PATIN BERAU (Pusat Informasi Berbagai Layanan Keimigrasian Kanim Tanjung Redeb)," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, Benyamin Kali Patembal Harahap.
Tak hanya itu, Kantor Imigrasi Tanjung Redeb juga memberikan kemudahan dalam hal pelaporan tamu Warga Negara Asing kepada pengelola penginapan atau hotel melalui aplikasi SEMPURNA (Sistem Pelaporan untuk Warga Negara Asing).
Dikatanya, tidak hanya mengurangi beban para petugas imigrasi, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh informasi dan pelaporan.
Selain itu, sistem berbasis IT ini juga dilengkapi dengan pemantauan alur permohonan paspor melalui PASTI (Passport Tracking System).
"Nantinya, pemohon dapat secara mandiri memantau alur permohonan secara real-time melalui PASTI. Hal ini memberikan transparansi dan kepastian kepada para pemohon terkait status permohonan mereka," tuturnya.
Meskipun inovasi berbasis IT telah menjadi fokus utama, Kantor Imigrasi Tanjung Redeb juga tetap memberikan layanan konvensional atau non-IT.
Layanan ini memberikan opsi kepada masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian di hari libur. Layanan berbasis non-IT ditujukan kepada pemohon yang susah untuk mendapatkan izin dihari kerja untuk mengurus paspor dapat terbantu melalui IKAN LAYUR (Imigrasi Berikan Layanan Paspor di Hari Libur).
Inovasi ini telah mendapatkan respons positif dari masyarakat, yang mengapresiasi upaya Kantor Imigrasi Tanjung Redeb dalam memperbaiki layanan mereka.
Beny berharap, dengan adanya inovasi ini, proses layanan imigrasi akan menjadi lebih efisien dan transparan, memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat yang menggunakannya.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, baik melalui inovasi berbasis IT maupun layanan non-IT. Kami percaya bahwa kombinasi kedua jenis layanan ini akan memastikan bahwa kebutuhan semua pemohon terpenuhi dengan baik," tutupnya. ( Adv)