Gandeng Pewarta, Sat Intelkam Polres paser Wujudkan Kesuksesan Pemilu
1 menit baca681 kali dibaca

Penulis : Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER- Polres Paser bertindak serius untuk mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser utnuk mewujudkan kesuksesan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.
Hal tersebut ditunjukkan dengan pelaksanaan berbagai kegiatan yang melibatkan unsur masyarakat. Kali ini Sat Intelkam Polres Paser melibatkan Pewarta di kabupaten Paser. Sabtu (30/12/2023).
Kapolres Paser AKBP Yusep Dwi Prasetiya, melalui Kanit 1 Sat Intelkam Polres Paser IPTU Slamet Hafidin. Menyampaikan, agenda silaturahmi bersama awak media dilaksanakan guna mendukung mewujudkan kesuksesan Pemilu yang damai.
"Kami berupaya untuk terus mendukung mewujudkan kesuksesan Pemilu dan juga tetap memberikan kondisi yang tetap sejuk ditengah masyarakat," ucap IPTU Slamet Hafidin.
Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut juga membahas berkaitan dengan pelaksanaan kampanye di media masa. Terutama di lingkup Media Online, cetak dan Media Elektronik.
"Disini kami juga perlu mengetahui terkait batasan dalam pelaksanaan kampanye melalui media Online, cetak dan Media Elektronik, sehingga dalam pelaksanaan kampanye oleh partai politik dapat di cegah terjadinya pelanggaran Pemilu," jelasnya.
Sementara itu mewakili awak media Muhammad Najib Wartawan Kaltim Post. Menyampaikan, dalam pelaksanaan kampanye di media masa terutama di media cetak masih menunggu ketentuan yang diatur oleh KPU.
"Biasanya ada pembatasan dari penyelenggara Pemilu untuk pemasangan iklan Kampanye baik yang dilakukan masing-masing calon maupun oleh Partai Politik," ucap Najib.
Menambahkan, Tontong Bhakti Sihombing Wartawan Media Kaltim. Beberapa hal yang biasa dilakukan oleh setiap Bakal calon. Jika iklan sudah memiliki ketentuan dalam penerbitannya. Namun dalam hal pemberitaan, perlu diingat bahwa dalam pemberitaan tidak diperkenankan untuk mencantumkan ajakan memilih salah satu calon.
"Pemberitaan berkaitan kegiatan calon itu tidak dipermasalahkan, namun dalam pemberitaan perlu menghindari memuat kalimat ajakan memilih salah satu calon," kata Tontong Bhakti Sihombing. (adv)










