Kegiatan Balikpapan Fit Day ini diikuti 800-an peserta mulai dari remaja hingga orang dewasa. 30 diantaranya merupakan penyandang disabilitas. Para peserta akan diikutkan beberapa rangkaian olahraga, mulai dari lari jarak 10 kilometer, kemudian fun run berjarak 5 kilometer, zumba serta pound fit yang ditemani lantunan musik.
Peringatan hari disabilitas itu sengaja dikemas dengan rangkaian olahraga. Tak hanya dengan mengajak para penyandang disabilitas, namun juga digabung dengan masyarakat umum untuk sama-sama berolahraga, meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh seluruh masyarakat Balikpapan.
Peringatan hari disabilitas dengan masyarakat umum ini diakui para penyandang merupakan pertama kalinya dilakukan di Balikpapan. "Biasanya kita ekslusif kita peringati untuk kita sendiri dan hari ini merupakan pertama kalinya kita peringati hari disabilitas dengan masyarakay umum. Tentu kami sangat senang," kata Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Balikpapan, Lily Handayani, Minggu (3/12/2023).
Lily mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan yang digelar hari ini dapat menciptakan suasana inklusi antara penyandang disabilitas dan masyatakat umum dalam satu kegiatan termasuk olahraga saat ini. "Senang bisa tercipta suasana seperti ini. Teman-teman disabilitas jadi bisa membaur," kata dia.
Sementara, Ketua Pelaksana Balikpapan Fit Day, Hilmi Hakim mengatakan, kegaiatan ini sengaja digelar guna memberikan kesempatan bagi masyarakat berkebutuhan khusus dalam peningkatan prestasinya.
"Pesertanya ini digabung. Kita beri ruang ini untuk teman-teman disabilitas bisa berprestasi. Mereka juga bahkan ada yang sudah pernah menang kompetisi," kata Hilmi.
Hilmi melanjutkan, mengambil tema Fit for All dalam kegiatan tersebut untuk menjunjung nilai kesetaraan dan kebersamaan. Tanpa adanya pengkotak-kotakan masyarakat. "Mereka (penyandang disabilitas) juga butuh ruang untuk berolahraga seperti kita. Sebenarnya banyak acara seperti ini, tapi yang merangkul keseluruhan, apalagi disabilitas ternyata atlet-atletnya nya itu belum ada wadah," kata dia.
Dalam gelaran Balikpapan Fit Day ini juga turut menggandeng Gloskin dan PT Transkon Jaya. Kegiatan ini juga tak hanya diikuti oleh warga Balikpapan, sejumlah peserta pun berdatangan dari luar daerah seperti Tenggarong hingga Tarakan.
Selain berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh, Balikpapan Fit Day juga menyiapkan sejumlah door prize dan charity unyuk meramaikan suasana. "Kami tentu sangat suport acara seperti ini, terutama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut," kata Founder Gloskin Clinic, Dr Nanang Masrani. (Adv)
Editor: Maruly Z