Luluskan 1.640 Wisudawan, Unmul Harap Persiapkan Diri Menuju IKN
1 menit baca762 kali dibaca

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sebanyak 1.640 mahasiswa mengikuti wisuda gelombang III Universitas Mulawarman (Unmul) di Gedung Gelora 27 September Unmul, Sabtu (23/9/2023).
Sebagai informasi, Unmul memiliki 13 fakultas dan 1 Program Pasca Sarjana (PPS) dengan 96 program studi. Terdiri dari Diploma 3 (D3) dengan 2 program studi, Strata 1 (S1) dengan 64 program studi, Program Profesi dengan 5 program studi, Strata 2 (S2) dengan 18 program studi, Spesialis dengan 1 program studi, dan Strata 3 (S3) dengan 6 program studi.
Rektor Unmul Abdunnur menyebut banyak tantangan yang akan dihadapi di masa depan dan berpesan jangan hanya cukup dengan rasa bangga telah menyelesaikan studi, tetapi harus ada motivasi dan tantangan bagaimana memberikan manfaat dan kontribusi. Alumni Unmul harus mampu memberikan indikator kemajuan untuk Unmul Hebat, Kaltim Berdaulat, dan mendukung pembangunan IKN yang kuat.
“Kita harus menyiapkan diri, harus memiliki daya saing yang tinggi, sehingga bisa memanfaatkan momen. Bisa terserap di pasar kerja IKN. Kita harus membangun kerja tim, yaitu membangun komunikasi agar semuanya bisa mengkomunikasikan segala sesuatu,” ucap Abdunnur.
Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unmul diminta segera membuat program bagaimana seluruh alumninya dapat membangun jaringan yang masif di seluruh Indonesia. Hal ini untuk membangun kekuatan, membangun jaringan, dan memajukan IKA Unmul, Unmul, dan daerah.
“Tidak ada perguruan tinggi manapun yang terbaik dan yang terhebat di mana pun di Indonesia. Mereka hebat karena alumninya. Alumninya memiliki komitmen. Sumpah wisudawan tadi, bagi saya, memberikan janji dan integritas, yaitu bagaimana bersama-sama bergandengan tangan untuk memajukan almamater Unmul,” tegas Abdunnur.
Diharapkan seluruh wisudawan dapat memberikan kontribusinya terhadap daerah. Dalam hal ini bukan hanya memiliki peluang kerja saja tetapi mampu menciptakan sebuah lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang lain.
"Yang kami inginkan adalah mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan," pungkasnya. (adv)










