Berbagai kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PKN Samarinda, Iman Calvin Hia pada Rabu (19/7/2023) lalu dan berakhir Minggu (20/8/2023) yang ditandai dengan ibadah syukur, penutupan turnamen serta pembagian piala, uang pembinaan dan hadiah kepada para pemenang. Tak lupa, kelompok masyarakat asal Kepulauan Nias yang sudah ada sejak 27 tahun lalu di Samarinda ini juga menggelar upacara HUT ke-78 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2023 lalu.
Ketika membuka secara resmi perayaan HUT ke-78 RI, Iman Calvin Hia berpesan agar setiap peserta menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding serta mengikuti pertandingan dengan tertib, tidak bermain curang dan membangun kerja sama dalam permainan tim.
“Hindari protes hal-hal yang tidak penting, jauhkan diri dari egois yang membunuh karakter semangat kebersamaan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-78 RI, Kristian Telaumbanua menyampaikan, beberapa turnamen yang digelar seperti pertandingan bola voli, futsal, domino, hingga catur yang diikuti para bapak-bapak dan pemuda PKN Samarinda.
Sedangkan untuk para Wanita dan anak-anak PKN juga mengikuti pertandingan bulu tangkis, lomba makan kerupuk dan joget balon. “Ini semua dapat kami laksanakan karena dukungan dari para penasehat dan pengawas PKN, pengurus PKN dan rekan-rekan panitia. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan pemikiran, tenaga dan dana yang telah diberikan,” ucap Kristian.
Dewan Penasehat PKN yang diwakili Hakulyakin Hulu mengatakan, kegiatan ini mendapat respons antusias dari warga PKN Samarinda. Karena itu, pengurus PKN pintanya jangan pernah lelah bekerja mensukseskan program kerja yang telah disusun dan disepakati bersama.
Dalam ibadah penutupan yang dipimpin Ev. Rosayang Waruwu yang didampingi Ev.Hari Sunarbowo, menasehatkan agar kata merdeka jangan diterjemahkan sebagai kebebasan yang tiada batas. Menurutnya, kita merdeka berarti kita diberikan kesempatan membangun diri sendiri atau kelompok, tanpa tekanan dari pihak manapun. Namun demikian, kita juga harus mengingat bahwa ada orang atau kelompok yang lain di sekitar kita memiliki kebebasan yang sama.
Pada kesempatan itu pula, Ketua Dewan Penasehat PKN Samarinda, Elisander Hia mengatakan bahwa, PKN Samarinda membina anggotanya agar menjadi warga yang menghadirkan damai, toleran dan bekerja keras untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik, meningkatkan pendidikan dan ketrampilan, baik secara pribadi maupun kelompok.
“Proses Pembinaan bagi warga ini harus dijalani dengan tekun dan bijak oleh pengurus PKN, meskipun lama dan tidak langsung terlihat hasilnya. Jika suatu saat kelak hal kesejahteraan itu tercapai, maka PKN telah berkontribusi membantu Pemerintah Kota Samarinda dalam meningkatkan kesejahteraan warganya yang damai, hidup jujur dan beretos kerja,” terangnya.
Kegiatan perayaan HUT ke-78 RI ini akan dilaporkan Ketua PKN Samarinda ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) selaku instansi pembina organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Paguyuban. Untuk diketahui, pada pawai pembangunan Sabtu (19/8/2023) di Samarinda, pengurus PKN Samarinda hadir dalam barisan Kesbangpol bersama perwakilan Ormas dan Paguyuban lainnya.
Melihat semangat PKN Samarinda, maka Kepala Badan Kesbangpol Samarinda, Wasis Sucipto pada Rabu (23/8/2023) mengutus pejabat dan staf untuk berkunjung ke Sekretariat PKN Samarinda di Kelurahan Sempaja Utara, sekaligus bersilaturahmi dengan pengurus PKN Samarinda.
Pejabat dan staf dari Kesbangpol sebanyak 6 orang dipimpin Fransiska Budiarti selaku Pejabat Analis Kebijakan. Mereka disambut hangat oleh Iman Calvin Hia didampingi oleh Elisander Hia dan Imran La’Ia selaku Pengawas dan belasan pengurus PKN lainnya.
Pada kesempatan itu, Fransiska Budiarti menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) PKN, sebagai bukti PKN Samarinda telah diterima oleh Pemerintah Kota Samarinda sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan yang sah kehadirannya di Samarinda.
Calvin menyampaikan, bahwa PKN sedang merintis kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ), untuk sementara berupa jasa Payment dan kuliner. Juga berupaya melestarikan budaya tradisional Nias melalui Sanggar Holi Turia.
Dia mengatakan, sudah beberapa PKN menampilkan budaya Nias dalam berbagai moment di Samarinda. Misalnya tampil pada Rapat Kerja Nasional Perkebunan Sawit di Hotel Harris Samarinda, pesta budaya berbagai suku di GPIB Eben Haezer Samarinda dan beberapa penampilan pada acara pernikahan adat Nias di Samarinda, Tenggarong dan Balikpapan, bahkan pada setiap acara yang digelar oleh PKN Samarinda.
Elisander Hia menambahkan, bahwa Sesungguhnya sudah banyak yang meminta agar PKN Samarinda berkenan membuka cabang di daerah mereka berdomisili. Namun mengingat bahwa perlu persiapan matang untuk memperluas kehadiran PKN, maka untuk sementara belum dapat ditindaklanjuti.
“Rekan-rekan Pengurus PKN sedang mempelajari kemungkinan dibukanya cabang di Kaltara, Berau dan sekitarnya, IKN Nusantara dan sekitarnya, bahkan ada yang meminta buka cabang PKN di Jabodetabek. Semua usulan itu masih dalam proses dipelajari oleh Pengurus PKN,” jelasnya.
Gayung bersambut, Fransiska Budiarti menyampaikan apa yang telah dilakukan dan telah diprogramkan oleh PKN Samarinda sangat sejalan dengan keinginan Wali Kota Samarinda tentang keberadaan Ormas dan Paguyuban. Bukan hanya disampaikan secara lisan, dalam buku tamu pun beliau mencatat bahwa PKN menjadi mitra baik Kesbangpol, punya program kerja yang sangat baik, pengurus antusias kerja dan ramah.
Fransiska juga mengarahkan agar UMKM PKN hendaknya menghadirkan jenis kuliner khas Nias untuk memperkaya kuliner Kota Samarinda sebagai kota tujuan wisata dan jasa. Demikian pula dengan budaya Nias, suatu waktu nanti dapat ditampilkan pada agenda yang diselenggarakan oleh pemerintah kota guna memberikan variasi pertunjukan budaya yang sudah ada selama ini.
Mengenai usulan beberapa daerah yang menginginkan PKN Samarinda membuka cabang, Fransiska menjelaskan bahwa jika suatu saat nanti PKN berhasil membuka minimal 3 cabang PKN, maka PKN Samarinda menjadi Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Semoga PKN Samarinda semakin sukses berkarya untuk Kota Samarinda dan untuk bangsa Indonesia. (adv)