"Jadi, APJI ini sudah ada sejak 2003 untuk tingkat nasional, dan hingga sekarang sudah memiliki 24 DPD di Indonesia, termasuk Kaltim," tutur Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) APJI Kaltim, Rusdi Doviyanto pada Senin (21/8/2023) hari ini.
Diharapkan melalui APJI ini mampu meningkatkan usaha para anggotanya dengan mendorong untuk turut berkontribusi terhadap dunia kuliner di Indonesia. "Kami juga memberikan pembinaan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM), khususnya di bidang jasa boga ini," ujarnya.
Selain turut bermitra dengan pemerintah, APJI Kaltim pun membuka kerja sama dengan perusahaan atau vendor di beberapa bidang. "Kami juga merupakan asosiasi yang menangani keperluan event wedding, rapat kantor, perusahaan, industri dan kegiatan-kegiatan pemerintahan," ungkapnya.
"Bahkan sampai acara kepresidenan dan kementerian, misalnya Banjar Sari Catering, yang merupakan anggota APJI, melayani kedatangan Presiden dan Kementerian saat berkunjung ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," sambungnya.
Untuk itu, ia berharap APJI Kaltim dapat berkontribusi dan menjadi bagian dalam IKN Nusantara. "Harapan kami bisa menjadi bagian dalam IKN dengan berkontribusi di dalamnya," imbuhnya.
Dan sejak 18-22 Agustus hari ini, APJI Kaltim pun tengah mengikuti EXPO Kaltim, dengan menampilkan masakan khas daerah Kutai dan Samarinda. "Tujuannya agar masyarakat, terutama kaum milenial tahu masakan apa saja yang dimiliki Kaltim," tutupnya.
Untuk diketahui APJI pun saat ini juga tergabung dalam Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kaltim. (adv)
Editor: Maruly Zainuddin