Pariwisata Mulai Unggul, Infrastruktur Masih Tumpul, DPRD Kota Bontang, Minta Pemerintah Fokus
1 menit baca322 kali dibaca

Penulis: Romi Ali Darmawan
KORANKALTIM.COM, BONTANG –
Kemajuan sektor pariwisata di Kota Bontang, dinilai tidak berbanding
lurus dengan infrastruktur pendukungnya. Sejumlah warga di kawasan
wisata pemukiman di atas laut.
Kepala Desa Malahing, Nasir Lakada mengeluhkan soal infrastruktur. Kata dia, dermaga yang berada di depan gerbang desa terapung kebanggaan Bontang ini, justru mengalami kondisi kurang baik.
Papan kayu yang sudah berusia puluhan tahun
itu, harusnya sudah waktunya diganti. Pihaknya pun sudah meminta bantuan
kepada perusahaan untuk mengatasi persoalan itu.
“Ada beberapa fasilitas lain sebenarnya. Seperti genset yang sering mati,” kata Nasir, dihubungi melalui telepon, Minggu (6/8/2023).
Kondisi ini pun menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. Menurutnya, pemerintah harus fokus untuk mengatasi persoalan infrastruktur pariwisata. Sejauh ini, ia menilai fokus pemerintah selalu terpecah. Ambisi untuk menambah kuantitas pariwisata lebih dikedepankan, ketimbang menjaga kualitas sektor pariwisata yang diunggulkan.
“Selama ini kami lihat pemerintah ini tidak fokus. Makanya tidak ada infrastruktur yang terjaga dengan baik,” lanjutnya.
Meski,
kerap tersandung masalah kewenangan dan keuangan. Agus menilai hal itu
tak harusnya menjadi masalah utama. Ia mengatakan pemerintah hanya perlu
melakukan koordinasi dengan pihak yang terkait. Katanya, pihak DPRD
siap menjalankan fungsi anggaran untuk mendukung pembenahan
infrastruktur sektor wisata di Kota Bontang.
“Demi kemajuan wisata kita, tentu DPRD siap mendukung sesuai dengan kewenangannya,” tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur










