Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono bertindak sebagai pembina upacara dengan turut dihadiri Sekretaris DP2KB dan seluruh jajaran pejabat struktural DP2KB serta Duta GenRe Kukar.
Sekda membacakan pidato Presiden RI yang bertemakan menuju keluarga bebas stunting untuk Indonesia maju dengan keluarga berkualitas, kita wujudkan generasi emas di Kutai Kartanegara.
“Berkaitan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional diantaranya menekankan kembali peran masing-masing pihak entitas supaya lebih peduli di penanganan stunting,” kata Sunggono kepada korankaltim.com, Rabu (26/7/2023).
Salah satu upaya bersama dalam penanganan stunting di Kukar, Sunggono menegaskan pemerintah kabupaten telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S). “Alhamdulillah kita telah membentuk TP2S terus mengadakan kolaborasi koordinasi sinkronisasi dengan pihak teknis terkait untuk memastikan program-program penanganan stunting yang saat ini di Kukar 27 persen ditargetkan yang secara nasional bisa turun 14 persen di tahun depan, optimis,” tegasnya.
Hal senada ditambahkan Sekretaris DP2KB Kukar, Mastukhah yaitu upaya penurunan stunting secara rutin dengan berbagai macam kegiatan dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berada di 193 desa 44 kelurahan se-Kukar.
Mastukhah menegaskan, TPK berjumlah seluruhnya 1.471 melakukan pendampingan terhadap keluarga beresiko stunting, sasarannya baduta atau anak usia bawah dua tahun, ada ibu hamil, ibu pasca melahirkan dan ada remaja catin alias calon pengantin.
“Jadi semua kegiatan dioptimalkan untuk dalam rangka percepatan penurunan stunting, target 14 persen di 2024 itu tidaklah mudah, namun tetap optimis bisa dengan bergandeng tangan kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas semua stakeholder Insyaallah bisa untuk Kutai Kartanegara,” tukasnya. ( Adv)
Editor: Maruly Zainuddin