Supervisor Konstruksi Proyek Nasional Pipa Gas (PGN Solution), Riyadi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian kebocoran pipa air milik PTMB. Dia mengakui akibat pekerjaan galian pipa gas tersebut, pipa distribusi PTMB mengalami kebocoran karena bersinggungan dengan alat bor yang digunakan.
“Sehubungan dengan kebocoran pipa distribusi PDAM di Jalan Soekarno-Hatta yang terjadi pada Selasa (27/6) kemarin, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kejadian ini, atas ketidaksengajaan kami. Di mana alat bor HDD bersinggungan dengan pipa distribusi PDAM, sehingga mengalami kebocoran,” ujar Riyadi kepada Korankaltim.com.
Interkoneksi Kilang Pertamina Balikpapan dan Pipa Gas Senipah-Balikpapan ini nantinya akan mendukung peningkatan kapasitas pengolahan dan produksi Kilang Pertamina Balikpapan dengan sumber gas dari wilayah Senipah Kalimantan Timur dengan kapasitas maksimal 125 MMSCFD.
Hal ni sejalan dengan program pemerintah Indonesia dibidang ketahanan energi nasional dalam mendukung pemerataan energi di kawasan Indonesia bagian timur. Selain itu pemanfaatan gas bumi sebagai energi juga bersih sejalan dengan program transisi energi guna tercapainya Net Zero Emission pada tahun 2060.
Sementara dari PDAM mengakui ada kebocoran kedua yang dialami jaringan utama pipa PDAM yakni pada 30 Juni lalu. PDAM langsung melakukan perbaikan hingga 2 Juli lalu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.
“Perbaikan selesai hari Minggu jam tiga dini hari Sekarang sudah tahap normalisasi air bersih ke pelanggan yang mengalami gangguan,” ujar Kasubbag Hublang Suryo Hadi Prabowo.
Diapun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami gangguan. “Fokus kami secepanya melakukan perbaikan begitu ada laporan langsung kami atasi,” ujar Suryo.
Ditanya soal biaya ganti rugi, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari tim teknik soal klaim kerusakan yang akan disampaikan ke Pertagas.
“Belum ada laporan dari tim teknis. Kami masih fokus normalisasi karena dua kali bocor di lokasi yang sama di Km 2 Soekarno Hatta.Tentu kami akan hitung keruakan pipa dan kebocoran air. Nanti kami hitung untuk minta klaim ke Pertagas,” tutup Suryo. (adv)