Di Kutai Kartanegara, GPM dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kukar di Tenggarong diikuti beberapa unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait diimeriahkan aneka layanan mobile Samsat Keliling, Layanan bankaltimtara, Layanan dokumen kependudukan, Layanan Bapenda (PDL, PBB, BPHTB), Layanan Kesehatan, Layanan Kartu Kuning, Layanan Pemasangan air PDAM, Konversi tabung gas LPG 3 kilogram ke tabung gas non subsidi), pameran mobil dan motor.
Kegiatan ini sukses terselenggara berkat kerjasama direktorat stabilisasi pasokan dan harga pangan Badan Pangan Nasional, Bulog, ID Food dan Bankaltimtara, nominal harga kebutuhan pokok yang dijual pun dengan harga di bawah pasar.
“Saya dan beberapa unsur forkopimda dan OPD terkait mengikuti kegiatan bulan pangan nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga untuk memastikan daerah-daerah bisa mengendalikan inflasi. Kukar sendiri inflasinya di banding tahun lalu sudah turun, dari 4,07 jadi 4,10,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H Sunggono kepada awak media, pagi ini.
Sunggono berkeyakinan angka inflasi ini bisa terus menurun, karena di tahun ini selain terus mengupayakan koordinasi juga rutin mengadakan kegiatan pasar murah dan mengendalikan harga pasar.
“Bapak bupati juga sudah mengarahkan kami untuk melaksanakan operasi pasar. Operasi pasar ini insyaAllah akan kita laksanakan sampai akhir tahun, di 20 kecamatan yang ada,” ungkapnya.
Diharapkan dengan cara ini dan kerja sama dengan Bulog, maka harga pasar bisa terkendali sampai akhir tahun. Dan benar saja sampai bulan ini memasuki hari besar agama Idul Adha, harga bahan pangan tidak ada yang naik.
“Tadi saya monitor dari Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Mas Wiyono bahwa ada kecenderungan harga komoditas pangan itu turun harganya. Baik itu bawang, lombok, telur, dan daging ini menurun, tapi ada juga yang naik,” harapnya.
Sekda menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi bersama Kadisketapang Kukar agar pasar murah ini tidak hanya dilaksanakan pada hari ini. “Setiap minggu juga kita laksanakan ini pasar murah di CFD. Mudah-mudahan nanti bisa dilaksanakan di tempat-tempat lain,” tegas Sunggono.
Hal senada ditambahkan Wiyono tujuan GPM ini menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok dan strategis, baik di tingkat produsen maupun konsumen, meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok dan strategis bagi masyarakat, menjaga inflasi daerah khususnya dari kelompok makanan agar selalu terkendali. (Adv)
Editor: Aspian Nur