Rektor Unmul Abdunnur mengatakan, tidak cukup hanya mengandalkan teori saja sebagai modal untuk menjadi orang sukses, namun juga mahasiswa lulusan Unmul harus dapat mengembangkan ilmu pengetahuan secara luas.
"Tidak cukup hanya dengan teori saja, mengembangkan pengetahuan dan kemampuan serta skill untuk meningkatkan daya saing," jelasnya saat dikonfirmasi oleh Korankaltim.com, Sabtu (24/6/23).
Berkaitan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim, Abdunnur mengatakan, dirinya perlu untuk meningkatkan kualitas lulusan di Unmul agar para alumni mampu mengisi peluang kerja yang dibutuhkan di IKN. "Harus menaikan level standar lulusan kita. Terkhusus untuk menghadapi IKN di Kaltim," ungkapnya.
Untuk diketahui, wisuda gelombang kedua ini Unmul meluluskan wisudawan dari berbagai program, mulai diploma, sarjana, profesi dan pascasarjana. Wisuda kali ini diikuti sebanyak 1.515 mahasiswa, terdiri dari D3 sebanyak 2 mahasiswa, S1 sebanyak 1.362 mahasiswa, profesi sebanyak 45 mahasiswa, S2 sebanyak 96 mahasiswa dan S3 sebanyak 10 mahasiswa. Dengan total rincian 37,2 persen laki laki dan 62,7 persen perempuan.
Adapun lulusan terbaik pada wisuda kali ini adalah Irianto dari Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan program Doktor.
Sedangkan program pascasarjana diraih Adlina Ardhanawinata dari Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Sementara untuk program sarjana diraih Muhammad Fitrah dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Pada Program Profesi diraih Dellaitgilbert Ferrelin dengan Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi.
Abdunnur berharap bahwa ke depan Unmul terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencetak lulusan terbaik untuk berkontribusi untuk negara. "Kita harus mendorong kualitas SDM kita, supaya lulusan Unmul mampu memiliki daya saing dan integritas yang tinggi," tutupnya. (adv)
Editor: Maruly Zainuddin