Ratusan karyawan, kontraktor dan penanggung jawab operasional turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman bersama bibit pohon jenis Sengon atau Falcataria moluccana ini.
General Managet BBE Group, Reno Barus yang memimpin langsung kegiatan penanaman pohon tersebut mengungkapkan, jumlah bibit pohon yang ditanam menyesuaikan dengan tahun saat ini.
“Yakni 2023 bibit pohon yang kami tanam secara serempak. Ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap tahun. Semoga bisa menjadi bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” jelas Reno dalam agenda yang dilaksanakan Jumat (23/6/2023).
Ribuan pohon tersebut ditanam di lahan pasca-tambang seluas 6 hektare milik BBE Group di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Reno menyebut, kegiatan reklamasi dan penghijauan akan terus dilakukan untuk mengembalikan kondisi lingkungan.
Saat dari total lahan IUP seluas 4.081 Ha, luas lahan yg sudah dibuka 1,866 Ha dan sekitar 1.395 Ha sudah dilakukan reklamasi dan penghijauan sisanya merupakan lahan yg belum terganggu.
“Ini sesuai dengan Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dan dokumen kajian lingkungan. Kami juga terus berkomitmen untuk melakukan Good Mining Practice,” sambungnya.
Saat ini pihaknya sudah mengantongi predikat Hijau dalam pada Program Penilaian Peringkat Kerja Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Namun Reno menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan capaian tersebut hingga ke predikat tertinggi. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin