Bansos yang diberikan menyasar masyarakat di Kampung yang ada di Kecamatan Long Iram. Penyaluran bantuan secara simbolis di pusatkan di Kampung Long Iram Kota.
Sebanyak 11,7 ton bantuan sosial berupa beras jenis premium dalam kemasan 10 kilogram di salurkan untuk 1.170 orang masyarakat tidak mampu, lanjut usia dan sedang sakit serta berkebutuhan khusus di 11 Kampung di Kecamatan Long Iram.
Frederick Edwin berharap bantuan yang disalurkan walaupun tidak seberapa tapi membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
"Ini bentuk kepedulian saya tergerak untuk membantu sesama, jumlahnya tidak seberapa tapi paling tidak bisa membantu meringankan dengan demikian uang yang tadinya untuk beli beras bisa digunakan untuk keperluan lain," ungkap Edwin.
Dalam penyaluran bantuan sosial ini, turut hadir Ketua Dewan Penasehat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Taruna Gharda Mandiri, yang juga anggota DPR RI Ismael Thomas, Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Martinus, Bacaleg DPRD Kaltim, Arkadius Elly.
Ketua Dewan Penasehat DPP TGM, Ismael Thomas mengatakan Frederick Edwin bukan pejabat ataupun wakil rakyat tapi saat ini sudah mau peduli dan membantu masyarakat oleh karena harapan besar masyarakat mendukung cita - cita besar untuk memimpin Kutai Barat.
Sebab jika terwujud memenangkan Pilkada 2024 Kecamatan Long Iram warga Long Iram, akan ikut membangun bersama-sama kita membangun Kutai Barat yang lebih sejahtera.
"Saya mengajak kita sepakat musyawarah mufakat gotong royong sebab akan menjadi modal kita apabila kita bersama kita bersatu maka semua dapat dengan mudah," tambah Anggota DPR RI tersebut.
Ditambahnya, melalui organisasi yang berdiri sejak tahun 2022 lalu, organisasi sosial TGM akan mendistribusikan bansos beras nanti setelah selesai semua 16 kecamatan ada tahap kedua.
Jadi banyak warga yang mungkin belum tercover, penyaluran tahap dua nanti akan menerima juga, oleh karena sangat penting kita diharapkan lebih lengkap lagi pendataan oleh tim TGM dan Ringgeng Di Seluruh 16 Kecamatan di Kutai Barat.
Jika Frederick Edwin dipercaya memimpin Kutai Barat, maka organisasi sosial TGM eksis dan nantinya akan dibangun Yayasan akan menyalurkan distribusikan bansos, akan didirikan gudang bansos di bawah pengawasan Kecamatan masing-masing, sementara itu organisasi Putri Ringeng akan fokus pada pengembangan budaya dan kesenian nantinya membina kesenian daerah sesuai dengan daerahnya.
"Selama ini Frederick Edwin melalui TGM telah membantu masyarakat yang butuh biaya berobat, kekurangan dana untuk jaga yang sakit, meninggal dunia, bahkan saat ini sedang disiapkan bantuan jaminan sosial bagi warga tidak mampu," pungkas mantan Bupati dua periode tersebut.(adv)
Editor: Rusdianto