Kamis, 10/06/2021

Pengembangan Potensi Wisata di Kubar Masih Belum Maksimal

Kamis, 10/06/2021

Salah satu dari banyaknya destinasi wisata yang ada di Kubar yang terus diharapkan bisa menarik minat para wisatawan. (Foto: Dok.korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pengembangan Potensi Wisata di Kubar Masih Belum Maksimal

Kamis, 10/06/2021

logo

Salah satu dari banyaknya destinasi wisata yang ada di Kubar yang terus diharapkan bisa menarik minat para wisatawan. (Foto: Dok.korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Kabupaten Kutai Barat (Kubar) sejatinya memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah menarik dibandingkan objek wisata yang dimiliki daerah lain di Indonesia. Baik wisata alami, cagar budaya, hingga tempat wisata buatan seperti Gunung S, Bumi Perkemahan Batuq Bura, Hemaq Beniung, Jantur Muyub, Rumah Hobbit dan masih banyak lainnya.

Namun ternyata objek wisata tersebut masih banyak yang perlu ditingkatkan dan diperhatikan agar tetap memiliki daya tarik. Salah satunya dari sisi akses jalan dimana masih ada beberapa objek wisata di Kubar yang akses jalannya belum memadai.

"Yang perlu ditingkatkan menurut saya, lebih ke-akses transportasi. Apalagi kita inikan wisatanya lebih banyak ke kampung-kampung, dan jalannya memang belum memadai, kebanyakan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Bahkan ada yang harus jalan kaki dulu untuk sampai kelokasi wisatanya," kata Puteri Pariwisata Kubar 2020, Denisa Garicelia pada Rabu (9/6).

Membawa misi untuk memperkenalkan wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kubar ke seluruh penjuru wilayah Indonesia. Beberapa hal yang harusnya bisa ditingkatkan ini sangat diharapkan bisa mendapat perhatian pemerintah daerah maupun masyarakat Kubar secara luas.

Ditambahkan oleh Wakil 1 Puteri Duta Wisata Kubar 2020, Cindy Natasha. Selain akses menuju lokasi objek wisata, ketersediaan tempat sampah dan kesadaran masyarakat akan kebersihan dilokasi wisata juga perlu ditingkatkan, agar tetap terawat dengan baik.

"Menurut saya dilokasi wisata itu harus tersedia tempat sampahnya, sekarangkan ada yang tersedia, ada juga yang tidak ada sama sekali. Dan terpenting lagi, pengunjung juga harus sadar diri, misalnya kalau bawa makanan yang ada kemasannya, ya dibuanglah ditempat sampah yang sudah disediakan, atau dibawa pulang, buang pada tempatnya. Jadi tidak ditinggalkan ditempat wisata yang bisa merusak keindahan wisata itu sendiri," ungkap Cindy.

Sementara itu, dalam hal pengembangan potensi wisata yang saat ini masih belum terekspose juga menjadi perhatian. Kesan natural dari keaslian objek wisata tersebut harus bisa dipertahankan dan tidak hilang. Sebab ini menjadi daya tarik tersendiri yang belum tentu dimiliki oleh daerah lainnya di Indonesia.

"Saya harap kesan naturalnya jangan dihilangkan. Karena menurut pengalaman pribadi saya, semakin objek wisata itu tersentuh, kesan naturalisnya itu hilang. Mau buat menarik, tapi malah keindahannya itu gak dapat. 

Ya misalnya kalau mau bangun fasilitas seperti Gazebo, ya bangunlah gazebo tanpa merubah tatanan naturalnya. Karena itulah kelebihan yang kita miliki, yang tentu tidak dimiliki oleh daerah lain," harapnya.

Terlepas dari hal tersebut, para Duta Wisata Kubar ini juga tidak henti-hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjadi agen promosi keindahan wisata Kubar. Serta berharap pemerintah selalu membuka diri untuk menerima informasi terkait potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Penulis : */Handayan
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Kamis tanggal 10 Juni 2021

Pengembangan Potensi Wisata di Kubar Masih Belum Maksimal

Kamis, 10/06/2021

Salah satu dari banyaknya destinasi wisata yang ada di Kubar yang terus diharapkan bisa menarik minat para wisatawan. (Foto: Dok.korankaltim.com)

Share

Berita Terkait