Jumat, 15/05/2026
Jumat, 15/05/2026
Jantur Sengkulai di Kampung Linggang Mapan, Kecamatan Linggang Bigung, Kubar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Jumat, 15/05/2026

Jantur Sengkulai di Kampung Linggang Mapan, Kecamatan Linggang Bigung, Kubar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Momen libur panjang akhir pekan ini dimanfaatkan banyak masyarakat untuk menikmati waktu bersama keluarga di kawasan wisata alam Jantur Sengkulai.
Destinasi yang berada di Kampung Linggang Mapan, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat itu tampak ramai dikunjungi wisatawan dalam tiga hari terakhir tepatnya saat libur dan cuti bersama serta akhir pekan.
Bagi masyarakat Kubar, Jantur Sengkulai sudah dikenal sebagai satu diantara tujuan wisata keluarga untuk berlibur. Jantur yang dalam istilah masyarakat local merujuk pada air terjun memiliki suasana yang teduh dengan aliran air yang jernih membuat kawasan ini tetap menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Waisman, pengunjung dari Barong Tongkokmengaku datang bersama istri dan anak-anak untuk menikmati suasana alam terbuka di lokasi tersebut karena Jantur Sengkulai menjadi tempat yang cocok untuk wisata keluarga dengan kondisi air yang relatif aman bagi anak-anak.
“Kalau ada waktu libur biasanya saya bawa keluarga ke sini. Tempatnya nyaman, wisata alam seperti ini juga cukup aman buat anak-anak,” kata Waisman kepada KoranKaltim.com, Jumat (15/5/2026).
Waisman sudah beberapa kali berkunjung ke lokasi tersebut. Pada kunjungan kali ini, ia bersama keluarga juga memilih berkemah untuk menikmati suasana malam di kawasan wisata.
Keberadaan gazebo yang cukup banyak juga menjadi alasan pengunjung betah berlama-lama di lokasi. Fasilitas tersebut dinilai sangat membantu, terutama saat cuaca berubah atau hujan turun.
“Gazebonya cukup banyak, jadi kalau mau santai atau berkemah juga nyaman. Kalau hujan pun masih bisa berteduh,” katanya.
Selain fasilitas yang cukup mendukung, akses menuju lokasi juga dinilai menjadi salah satu keunggulan wisata tersebut. Dari pusat Kecamatan Barong Tongkok, perjalanan menuju kawasan wisata dapat ditempuh sekitar 30 menit. Kondisi jalan menuju lokasi pun dinilai cukup baik karena sebagian besar akses sudah dilakukan semenisasi hingga mendekati area wisata.
“Kalau dari Barong Tongkok tidak terlalu jauh, sekitar setengah jam sudah sampai. Jalannya juga bagus karena sudah semenisasi, jadi cukup nyaman dilewati, apalagi kalau bawa keluarga dan anak-anak,” ujar Waisman.
Daya tarik utama Jantur Sengkulai terletak pada suasana alam yang masih terjaga. Aliran air yang tidak terlalu dalam, udara yang sejuk, serta rindangnya pepohonan membuat pengunjung merasa nyaman berlama-lama di lokasi.
“Yang paling menarik menurut saya suasananya. Airnya jernih, tidak terlalu dalam, banyak pohon besar juga, jadi terasa adem,” papar Waisman.
Untuk menikmati wisata ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp5 Ribu per orang. Sementara biaya parkir kendaraan roda dua dipatok Rp2 Ribu dan roda empat Rp5 Ribu. Tarif tersebut berlaku sama, baik pada hari biasa maupun saat hari libur.
Objek wisata ini diketahui dikelola sepenuhnya oleh BUMDes Kampung Linggang Mapan bersama masyarakat setempat. Meski menilai fasilitas yang tersedia sudah cukup baik, Waisman berharap pengembangan kawasan wisata terus dilakukan agar semakin menarik minat pengunjung.
“Kalau ke depan bisa ditambah wahana seperti flying fox, area edukasi keluarga, dan penataan kios yang lebih rapi tentu akan lebih bagus lagi,” tutup Waisman.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 15/05/2026
Jantur Sengkulai di Kampung Linggang Mapan, Kecamatan Linggang Bigung, Kubar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER