Minggu, 05/04/2026

Jembatan Nibung Dongkrak Kunjungan Wisata, Berau Hadapi Peluang dan Tantangan Baru

Minggu, 05/04/2026

Destinasi Wisata Labuan Cermin, di Kecamatan Biduk-Biduk. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Jembatan Nibung Dongkrak Kunjungan Wisata, Berau Hadapi Peluang dan Tantangan Baru

Minggu, 05/04/2026

logo

Destinasi Wisata Labuan Cermin, di Kecamatan Biduk-Biduk. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB — Dibukanya akses Jembatan Sungai Nibung di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada Februari 2026, membawa dampak signifikan terhadap lonjakan kunjungan wisatawan ke destinasi pesisir Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau. 

Infrastruktur sepanjang 390 meter itu menghubungkan Desa Kadungan Jaya dan Pelawan, sekaligus memangkas jarak tempuh menuju Berau hingga 140 kilometer.
Akses darat yang semakin mudah membuat arus wisatawan meningkat tajam, terutama saat momentum libur Idulfitri. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan domestik mencapai 12.226 orang, dengan tambahan 250 wisatawan mancanegara.

“Ini peluang besar bagi kita untuk mengangkat ekonomi kreatif dan UMKM agar lebih berbenah dan meningkatkan kualitas produk,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Lonjakan tersebut juga tercermin dari tingginya minat wisatawan mengunjungi berbagai destinasi unggulan. Tercatat sebanyak 26 objek wisata dikunjungi selama periode libur, menjadikannya angka tertinggi dalam lima tahun terakhir. Kondisi ini dinilai sebagai kabar baik bagi sektor pariwisata daerah.

Namun demikian, peningkatan kunjungan tidak hanya menghadirkan peluang, tetapi juga tantangan. Pemerintah daerah menilai perlu adanya kesiapan pelaku usaha lokal dalam memenuhi kebutuhan wisatawan, terutama terkait produk khas daerah.

“Wisatawan tidak hanya menikmati alam, tetapi juga mencari oleh-oleh khas Berau,” ungkapnya.

Selain akses darat, konektivitas udara juga turut mendukung peningkatan kunjungan. Tingginya permintaan penerbangan bahkan membuat kursi penerbangan dari dan menuju Berau sempat penuh selama periode libur. Saat ini, terdapat empat maskapai yang melayani rute tersebut, dan direncanakan akan bertambah menjadi lima maskapai dalam waktu dekat. 

Kemudahan akses yang semakin terbuka memperkuat posisi Berau sebagai salah satu destinasi unggulan di Kaltim. Pemerintah daerah pun optimistis, tren positif ini dapat terus berlanjut dengan dukungan pengembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan wisata.

“Berau ini mutiara yang sangat indah. Walaupun berada di ujung Kalimantan Timur, tetapi daya tariknya luar biasa,” tutupnya.

Editor: Erwin

Jembatan Nibung Dongkrak Kunjungan Wisata, Berau Hadapi Peluang dan Tantangan Baru

Minggu, 05/04/2026

Destinasi Wisata Labuan Cermin, di Kecamatan Biduk-Biduk. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait