Minggu, 13/12/2020
Minggu, 13/12/2020
Salah satu jantur atau air terjun di Kampung Linggang Melapeh (Foto: Humas Pemprov Kaltim )
Minggu, 13/12/2020

Salah satu jantur atau air terjun di Kampung Linggang Melapeh (Foto: Humas Pemprov Kaltim )
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Atraksi alam di Bumi Kalimantan seakan tidak ada habisnya. Ada saja lokasi baru, yang menawarkan keasrian yang mengundang untuk dijelajahi. Salah satunya Kampung Linggang Melapeh, di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kampung yang masuk dalam wilayah Kecamatan Linggang Bigung ini, dikenal dengan banyaknya jantur atau air terjun.
Menurut catatan, setidaknya ada 17 jantur di kampung yang terbagi dalam 4 dusun itu. Salah satu yang terkenal adalah Djantur Atay. Petinggi Kampung Linggang Melapeh Musiman mengatakatan, selain memiliki 17 jantur (air terjun), Kampung Linggang Melapeh menyimpan wisata alam sangat menarik berupa Danau Acco di atas bukit yang berada di ketinggian 415 meter di atas permukaan laut dikelilingi pohon-pohon hutan yang rimbun dan asri.
Tapi, di luar atraksi alam yang menawan, Kampung Linggang Melapeh ditinggali warga dengan keramahan yang membuat siapa saja akan merasa nyaman dan hangat di kampung ini. Musiman menegaskan, pihaknya memang sangat terbuka dengan para tamu yang datang. "Dalam keadaan apapun kami siap menerima tamu yang datang ke Linggang Melapeh," ujar Musiman, dikutip dari rilis resmi Pemprov Kaltim Minggu (13/12/2020).
Kepala Bagian Kehumasan Setda Provinsi Kaltim Andik Riyanto mengaku kagum dengan penyambutan warga Kampung Linggang Melapeh terhadap rombongan wartawan dalam kunjungan jurnalistik di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Keramahtamahan warga Linggang Melapeh ini menurut Andik, pantas untuk terus dipromosikan oleh wartawan dan media massa, selain komitmen kuat mereka untuk hidup nyaman berdampingan dengan hutan (sejahtera dan mandiri) tanpa merusak hutan.
"Yang sangat kami terkesan dari Kampung Linggang Melapeh ini, semua masyarakatnya welcome. Kami disambut dengan sangat baik," kata Andik Riyanto. Para wartawan dan Tim Liputan Biro Humas diterima oleh perwakilan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), tokoh adat, tokoh pemuda bahkan perwakilan kelompok tani setempat.
Seluruh rombongan yang berjumlah 12 orang juga menerima gelang tangan berbahan rotan yang dianyam oleh para muda-mudi setempat. Wartawan juga menerima masker khusus dengan tampilan ukiran motif Dayak yang sangat menarik. Petinggi Kampung Linggang Melapeh, yang setia mendampingi kunjungan para wartawan ke sejumlah lokasi di sekitar hutan Linggang Melapeh.[]
Editor : Rusdi
Sumber : Rilis Humas Pemprov Kaltim
Minggu, 13/12/2020
Salah satu jantur atau air terjun di Kampung Linggang Melapeh (Foto: Humas Pemprov Kaltim )
TERPOPULER