Gol pembuka justru datang dari pemain lawan, Privat Mbarga pada menit ke-48. Sementara gol tuan rumah dibuat oleh Matheus Pato (56) P, dan menit (67) serta Terens Puhiri (60). Gol awal Pato pada laga kali ini diciptakannya dari titik penalti.
Jalannya pertandingan di babak pertama tidak banyak terlihat tusukan berbahaya para pemain dari masing-masing tim. Bahkan, tempo permainan terkesan lambat karena seringnya pelanggaran yang dilakukan pemain di kedua kubu.
Pertandingan sendiri berjalan cukup keras, tiga kartu kuning keluar dari kantong wasit hingga menit ke-30.Pada menit ke-34, Sidik Saimima harus mendapat perawatan karena mengalami pendarahan di bagian hidung. Bali United balik menekan, peluang dari Elias Dolah masih belum menemui sasaran pada pengujung babak pertama. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua yang baru berjalan tiga menit, Bali United langsung unggul berkat gol Privat Mbarga yang meneruskan umpan matang Ardi Idrus. Kondisi tertinggal membuat tim tuan rumah menaikkan tempo serangan. Upaya Pesut Etam membuahkan hasil pada menit ke-55.
Matheus Pato sukses mencatatkan namanya di papan skor sehingga membuat kedudukan imbang 1-1. Eksekusi penalti Pato ke sudut kiri gawang lawan tak bisa dibendung oleh kiper Bali United, Adilson Maringa.
Borneo berbalik unggul berkat gol Terens Puhiri yang meneruskan umpan Stefano Lilipaly pada menit ke-59 lewat sundulannya persis di depan kiper lawan. Pato mencatatkan brace pada menit ke-67 sehingga membuat Borneo menjauh 3-1.
Tambahan waktu enam menit di babak kedua juga tak bisa dimanfaatkan Bali United untuk mencetak gol tambahan. Skor 3-1 untuk kemenangan Borneo atas Bali United menjadi hasil akhir pertandingan.
Ini merupakan kekalahan kedua Bali United secara beruntun setelah sebelumnya takluk 0-1 dari PSS Sleman. Sementara bagi Borneo FC laga kali ini adalah kemenangan pertamanya setelah ditahan imbang oleh Persik Kediri di pekan pertama dengan skor 1-1.
Editor: Maruly Zainuddin