Bahkan hasil seri juga bisa membuat Indonesia memperbaiki posisi, mendapat poin tambahan sebanyak 4.55. Angka tersebut sudah dapat mengantarkan timnas Indonesia menyalip Liberia diurutan ke-148 yang saat ini mengumpulkan poin sebanyak 1049.94.
Pelatih Indonesia Shin Tae-yong menaruh hormat pada Argentina yang merupakan juara Piala Dunia 2022 sekaligus tim peringkat satu FIFA pada saat ini. Absennya Lionel Messi, Angel di Maria, dan Nicolas Otamendi sampai rencana pelatih Argentina Lionel Scaloni untuk merotasi timnya dinilai Shin Tae-yong tidak akan mengurangi kekuatan La Albiceleste.
Sebelumnya, saat beruji coba dengan Australia di China pada 15 Juni, Argentina turun dengan kekuatan terbaik termasuk La Pulga, julukan Messi. Argentina menang 2-0 dalam laga itu dan Messi turut mencetak satu gol.
"Kalian harus tahu dulu tim Argentina itu pemain-pemainnya seperti apa. Meski ada rotasi, sebetulnya sama saja. Mereka tim kuat, (hampir) semua main di luar negeri (Eropa), jadi walau ada satu atau dua pemain yang absen, warna tim tidak akan berubah," kata Shin Tae-yong dilansir dari laman pssi.org pagi ini.
Shin Tae-yong menilai ketidakhadiran Messi atau Di Maria di dalam lapangan nanti tidak membuat Argentina menjadi tim lemah dan mudah untuk dikalahkan. Tim Tango masih diperkuat para pilarnya di Piala Dunia 2022 seperti Rodrigo de Paul (Atletico Madrid), Alexis Mac Allister (Liverpool) serta pemain-pemain muda potensial semisal Alejandro Garnacho (Manchester United) dan peraih treble winners (juara Premier League, FA Cup, Champions League) bersama Manchester City, Julian Alvarez.
"Tidak ada Messi dan Di Maria juga mereka tetap tim terbaik di dunia. Kami sudah siap melawan Argentina dan berjuang keras," ucap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong memastikan semua pemain dalam kondisi terbaik dan prima. “Mereka bisa menjadi juara dunia, itu bukan karena permainan luar biasa satu atau dua orang, tetapi karena permainan tim yang solid dan merata, itulah yang kami pelajari menghadapi mereka nanti,” tegas pria asal Korea Selatan itu.
Sementara pelatih Argentina Lionel Scaloni memastikan dirinya akan melakukan rotasi pada pertandingan malam nanti dan keputusannya itu sama sekali tak meremehkan skuad Garuda namun murni karena ingin mencoba pemain-pemain lain dan bereksperimen.
Sebaliknya pelatih 45 tahun itu justru memuji kualitas timnas Indonesia. Ia menilai anak asuh Shin Tae-yong memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu memainkan permainan solid dan adaptif.
“Akan ada tujuh atau delapan perubahan besok. Rotasi (pemain) bukan karena rival. Rotasi itu karena kami ingin melihat pemain lain dan karena kami yakin level Timnas (Argentina) tidak akan berubah dengan melakukan perubahan ini,” ucap Scaloni
Scaloni kembali menegaskan ingin memberi waktu istirahat kepada Messi, di Maria dan Otamendi sehingga tak dibawa ke Indonesia. Arsitek berusia 45 tahun itu berharap fans sepak bola tetap menikmati pertandingan siapapun pemain yang diturunkannya. "Sebelumnya Messi dan di Maria dan yang lain perlu beristirahat dan perlu berlatih untuk pertandingan lain, siapapun pemainnya nikmati saja," ucap Scaloni.
Editor: Aspian Nur