Pelatih kelahiran Manado tersebut sejak lama diketahui jatuh sakit yaitu saat masih melatih Sriwijaya FC dimana Bendol diketahui mengalami tumor usus.
Benny Dollo meninggal dunia dalam usia 72 tahun. Kabar duka diunggah Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) di media sosial, juga oleh mantan anak asuhnya di Persita Tangerang dan Arema, Firman Utina. "Turut berduka atas berpulangnya Coach Benny Dollo," ungkap APPI. "Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan, Coach. Terima kasih untuk sumbangsihmu bagi sepakbola Indonesia." tulis mereka.
Pecinta sepakbola Indonesia bahkan Asia tak ada yang tak kenal dengan Bendol. Mantan pelatih Mitra Kutai Kartanegara musim 2010/2011 itu malang melintang di Liga Indonesia sejak era Galatama. Ia membawa Pelita Jaya juara Galatama pada 1988/1989, 1990, dan 1993/1994.
Bersama Arema, ia juara divisi satu Liga Indonesia 2004 lalu Copa Indonesia 2005 dan 2006. Bendol juga tiga kali menangani timnas Indonesia pada 2000-2001, 2008-2010, dan pada 2015 sebagai pelatih interim, dengan torehan gelar Piala Kemerdekaan 2008.
Selain Pelita Jaya dan Arema, Benny Dollo juga menangani beberapa tim lain di Indonesia seperti Persita, Persitara, Persma, Mitra Kukar, Persija dan Sriwijaya FC.
Editor: Aspian Nur