Ya, partai krusial harus dihadapi skuat Garuda menghadapi The Golden Stars, julukan Vietnam, yang sejatinya cukup hasil imbang untuk Evan Dimas dkk sudah bisa bertahan di posisi teratas dan melaju ke fase kedua.
Timnas Indonesia saat ini menempati posisi puncak klasemen Grup B Piala AFF 2020 berkat kemenangan 4-2 atas Kamboja dan 5-1 atas Laos. Indonesia unggul selisih gol dari Vietnam yang berada di posisi kedua dan Malaysia yang di peringkat ketiga. Malaysia sudah melakoni tiga laga dan menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam.
Setelah itu, Witan Sulaeman cs akan menghadapi Malaysia pada partai terakhir babak penyisihan grup pada Minggu mendatang. Skuad Garuda minimal harus meraih hasil imbang pada dua laga itu jika ingin mengantongi tiket ke babak semifinal.
Bek timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto menegaskan saat ini tim dalam kondisi siap menghadapi laga melawan Vietnam dan pelatih sudah memberikan evaluasi kepada tim seusai laga melawan Laos. “Melawan Vietnam kami harus lebih kerja keras, mereka tim kuat namun pasti ada kekurangannya,” ujar Fachruddin dikutip dari laman PSSI.org.
“Kami fokus untuk menatap laga melawan Vietnam,” kata Shin Tae-yong, pelatih Indonesia.
"Kami tidak takut melawan Vietnam. Selama percaya diri, kami bisa melakukan yang terbaik," tegasnya
Juru taktik asal Korea Selatan itu mengakui bahwa Vietnam memang tim tangguh. Anak-anak asuh pelatih Park Hang-seo itu merupakan juara bertahan Piala AFF dan dinilai Shin merupakan calon kuat kampiun Piala AFF tahun ini. "Vietnam menurut saya tim terkuat di turnamen ini dan calon juara turnamen,. Tapi sekali lagi, kami akan berpikir positif dan tak akan merasa inferior dengan lawan yang kami hadapi ini," paparnya.
Pemain sayap Timnas Indonesia, Irfan Jaya sepakat dengan pernyataan sang pelatih soal Vietnam. "Vietnam tim yang bagus. Namun, tidak yang tidak mungkin selama kami bermain baik," kata Irfan.
Vietnam sendiri nyaris selalu menjadi momok bagi Timnas Indonesia sejak lebih dari dua dekade.
Dalam dua tahun terakhir, di level senior, Indonesia selalu kalah dari Vietnam tepatnya ketika bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Dua kali bersua, Indonesia takluk 1-3 dan 0-4.
Namun Indonesia harus tampil tanpa bek Elkan Baggott yang secara mengejutkan dilarang tampil karena harus menjalani karantina. Pemain Ipswich Town itu wajib dikarantina karena satu pesawat dengan penumpang yang positif Covid-19 varian Omicron saat terbang dari London ke Singapura Selasa (7/12/2021) lalu padahal sudah bermain melawan Laos meski hanya 50 menit.
Baggott dilaporkan harus dikarantina hingga Sabtu (18/12) yang artinya kemungkinan baru bisa bermain andai Indonesia menembus semi final. Sejatinya Elkan Baggott sudah tiga kali menjalani tes PCR (Polymerase Chain Reaction) selama di Singapura dan seluruh hasilnya negatif.
Sementara itu, Vietnam praktis tanpa kendala menghadapi laga nanti. Mereka akan tampil dengan semua pemain terbaik dalam upaya meraih kemenangan ketiga sekaligus melapangkan jalan ke semifinal.
"Kami sudah pernah berjumpa dengan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu dan saya sudah melihat pertandingan Indonesia melawan Laos di Piala AFF kali ini. Mereka kini menjadi lebih terlatih dan aktif, mengalami peningkatan,” ungkap Park
Park ingin agar Vietnam bisa menang atas Skuat Garuda dengan permainan cantik di atas lapangan. Itu juga sebagai wujud rasa hormat Park kepada Shin Tae-yong yang menjabat sebagai pelatih timnas. “Kita semua tahu pelatih Shin sudah teruji kemampuannya di Korea. Shin adalaha favorit saya. Saya akan mencoba meraih kemenangan dengan cara yang indah di depan pelatih Shin," tegasnya.
Editor: Aspian Nur