Ada satu nama lagi yang patut diperhitungkan di kancah sepakbola nasional yaitu putra daerah asli Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Muhamad Yahya Aspira atau yang akrab disapa Neno.
Pemuda 19 tahun ini mengikuti jejak seniornya Arpani dimana mereka berdua resmi dikontrak klub sepakbola profesional peserta Liga 3, Batak United FC.
"Panggilannya Neno nama aslinya Muhamad Yahya Aspira. Kontrak kami sampai kompetisi Liga 3 selesai. Soalnya kami zona di Sumut Medan dulu, kalau lolos baru ke Jakarta," kata Arpani kepada Korankaltim.com, Jumat (5/11/2021) hari ini.
Arpani yang sudah cukup banyak pengalaman mengikuti kompetisi elit di Tanah Air berharap akan lebih banyak lagi putra daerah lainnya yang mampu mewarnai persepakbolaan nasional dengan bergabung bersama klub sepakbola profesional yang ada di tanah air.
"Motivasi untuk adik-adik putra daerah Kukar harus tetap terus semangat latihan. Karena menurut saya potensi di Kaltim sangat banyak pemain bagus dan layak, cuma mereka kurang pengalaman tanding dan minim turnamen saja," ungkapnya.
Arpani di Batak United bermain di posisi striker dan sayap, sedangkan Neno bermain diposisi idealnya yakni gelandang.
Arpani yang juga sempat besar bersama Mitra Kukar ini berharap penuh kepada pemangku kepentingan dan penggiat sepakbola yang ada di Kukar maupun Kaltim agar pembinaan dan ajang turnamen kembali digalakkan lagi di Bumi Etam.
"SSB (Sekolah Sepakbola) juga banyak yang bagus di Kukar, cuma turnamen sering di Samarinda yang mengadakan. Pembinaan dan kompetisi harus jalan semisal kompetisi mini soalnya tujuannya itu sangat positif menjauhkan mereka dari yang negatif seperti main hape dan obat-obatan terlarang," papar Arpani.
Menanggapi hal ini, Ketua Askab PSSI Kukar H Ardinansyah siap melakukan apa yang menjadi harapan banyak pihak yakni dengan kembali digelarnya berbagai macam kompetisi sepakbola daerah.
"Alhamdulillah meskipun Covid menyerang, pembinaan tetap jalan dan terbukti banyak putra daerah Kukar yang kini berkiprah di Liga Nasional. Semoga dalam waktu dekat kami bisa selenggarakan lagi turnamen-turnamen sebagai bentuk perhatian kita pentingnya menambah pengalaman dan jam terbang para talenta sepakbola Kutai Kartanegara," harap Ardinansyah.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur