"Latihan terakhir, kami mencoba untuk memperbaiki di lini belakang, supaya pemain ini bisa lebih disiplin, koordinasinya harus lebih rapi, saat berhadapan dengan pemain sayap Papua yang punya kecepatan," terang Pelatih Sepak Bola Kaltim Rahmad Hidayat.
Rambo sapaan akrabnya, mengaku pertandingan melawan tim Papua cukup sulit, selain itu juga tekanan dari suporter tuan rumah yang akan memadati stadion tersebut.
"Kami sudah siap, baik mental maupun fisik, karena memang pastinya akan ada tekanan luar biasa, terutama dari suporter tuan rumah," ujarnya.
Tim Benua Etam pun, semakin percaya diri saat ketiga pemain yang diandalkan akan bermain, pasca mengalami cidera, seperti sang kapten Habibi yang dianggap mampu dalam koordinasi di lapangan serta kedisiplinan.
"Tetapi, kami minta kepada anak-anak untuk tetap bermain fokus dan tidak mudah terprovokasi, saat ada tekanan, serta mampu mengontrol emosi," ungkapnya.
"Artinya, mencoba bermain sabar, dengan bermain bola-bola crossing, untuk bisa melakukan counter attack," sambungnya.
Meski menghadapi lawan yang sulit, Rambo mengaku optimis, bisa mengimbangi permainan Papua.
"Harus tetap optimis, semoga anak-anak bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan