Pertandingan dihentikan lantaran sebagai upaya kepatuhan bersama menyikapi pencegahan penyebaran Covid-19. Juara III diraih Kecamatan Kembang Janggut dan Juara IV diraih Kecamatan Samboja.
Sabtu (3/7/2021) hari ini di Sekretariat Askab PSSI Kukar Stadion Rondong Demang Tenggarong, keputusan juara bersama dikeluarkan.
Penyelenggara dan penanggung jawab Selekda yang bertujuan mencari talenta terbaik sepakbola asli Kukar ini sepakat menyatakan hal tersebut.
Ketua Umum Askab PSSI Kukar H Ardinansyah bersyukur kegiatan selekda berjalan lancar dari awal hingga akhir. Dia memuji kinerja panitia yang tak kenal lelah berpindah tempat dari zona ke zona yang meliputi enam kecamatan dari kawasan tengah, pesisir hingga kawasan ulu Kutai Kartanegara.
“Seleksi diikuti 18 kecamatan, tapi kami bikin sistem zona. Ada enam kecamatan yang jadi tuan rumah. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Luar biasa jerih payah kawan-kawan, senior dan bapak-bapak semua yang terlibat, Ketua Penyelenggara Haji Fahmi, jajaran Exco dan semua yang terlibat mensukseskan gelaran ini sangat membanggakan dan semua luar biasa," kata Haji Nan sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Sabtu (3/7/2021) sore tadi.
Dengan berkeliling di enam zona seluruh Kukar, jerih payah Askab PSSI Kukar terbayar dengan banyaknya menemukan bibit talenta terbaik sepakbola asli desa-desa dan kecamatan. Haji Nan berharap bagi pemain yang lolos seleksi hasil penilaian individu dari tim talent coaching Askab PSSI Kukar bisa memanfaatkan kesempatan yang didapat.
Ketua Penyelenggara, H Fahmi Yusuf menyebutkan ada 55 pemain yang lolos seleksi. Dari jumlah ini nantinya akan diseleksi lebih ketat lagi menjadi 30 anak.
"Ada 55 pemain hasil inventarisir tim talent coaching. Hasil ini menunggu rapat Exco apakah dipanggil lagi untuk seleksi lagi atau bagaimana, yang jelas akan ada tindak lanjut setelah ini," ujar Fahmi
Mantan gelandang Persiku Kutai ini mengucapkan terima kasih atas suksesnya gelaran selekda ini. Satu bulan kepanitiaan membersamai kegiatan yang telah menyita waktu, tenaga dan pikiran untuk mensukseskan.
Meski telah selesai, tentu tidak menghilangkan ingatan, harapan, kerja keras dan dedikasi kawan-kawan untuk kemajuan sepakbola daerah. Tidak sedikit tantangan, rintangan serta halangan yang dihadapi baik di dalam maupun luar lapangan. "Kita baru memulai untuk membangun PSSI Kukar dengan semangat yang sama. Semangat dalam kebersamaan, kekompakan serta rasa kekeluargaan. Banyak kawan-kawan pengurus lainnya yang ingin atau mau terlibat hanya karena kesibukan dan aktivitas lainnya akhirnya hanya bisa membantu baik lewat doa maupun support dalam dukungannya," papar Fahmi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur