Minggu, 19/07/2026

Akses Jalan Empat Desa Terisolasi di Kubar Terkendala Anggaran, PUPR Kaltim Tunggu APBD Perubahan

Minggu, 19/07/2026

Potret jalan di Kecamatan Bongan menuju empat desa terisolir di Kabupaten Kutai Barat. (Foto: Surya/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Akses Jalan Empat Desa Terisolasi di Kubar Terkendala Anggaran, PUPR Kaltim Tunggu APBD Perubahan

Minggu, 19/07/2026

logo

Potret jalan di Kecamatan Bongan menuju empat desa terisolir di Kabupaten Kutai Barat. (Foto: Surya/Korankaltim.com)

Penulis: Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi Kaltim masih menunggu kepastian alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 untuk memulai pembangunan akses jalan menuju empat desa terisolasi di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat.

Seperti yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, Irhamsyah, bahwa pembangunan jalan tersebut masih menjadi salah satu prioritas karena selama ini masyarakat yang tinggal di Kampung Lemper, Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung masih mengalami keterbatasan akses transportasi.

“Kita juga sebelumnya telah meninjau langsung kondisi di lapangan dan mendapati warga masih bergantung pada jalur sungai untuk beraktivitas sehari-hari,” ujar Irhamsyah.

Kondisi ini kata dia, dinilai sangat menyulitkan, terutama ketika musim kemarau saat debit air menurun.

“InsyaAllah kalau sudah ada alokasi anggaran di perubahan tahun ini akan segera kita garap. Kita juga sempat ke sana, memang kasihan warga yang selama ini tidak bisa ke mana-mana karena akses jalannya belum terbuka,” ujar Irhamsyah.

Ia menjelaskan, saat ini masyarakat harus menggunakan perahu ces melalui Sungai menuju Bongan untuk bepergian. Padahal, perjalanan yang seharusnya dapat ditempuh melalui jalur darat sekitar 48 kilometer justru memakan waktu hingga satu hari ketika kondisi sungai surut.

“Maka dari itu pembangunan jalan ini juga ditujukan untuk membuka akses dari Jalan Poros Trans Kalimantan di kawasan Bukit Harapan menuju empat desa yang selama ini masih terisolasi,” terangnya. 

Dengan kehadiran jalan darat Irhamsyah berharap, mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman.

Editor: Erwin

Akses Jalan Empat Desa Terisolasi di Kubar Terkendala Anggaran, PUPR Kaltim Tunggu APBD Perubahan

Minggu, 19/07/2026

Potret jalan di Kecamatan Bongan menuju empat desa terisolir di Kabupaten Kutai Barat. (Foto: Surya/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait