Penemuan tersebut membuat warga sekitar geger, lantaran korban ditemukan dalam kondisi telungkup dan sudah tidak bergerak.
Menurut keterangan saksi mata, Rio Saputra, ia melihat tubuh korban mengambang di tengah air saat sedang berada di sekitar dermaga. Posisi korban cukup jauh dari tepi, dan saat itu sudah mulai larut terbawa arus.
Rio kemudian bergegas bersama beberapa rekannya untuk menolong. Mereka berenang menuju korban dan mengikat tubuhnya dengan tali agar tidak hanyut.
“Posisi korban agak jauh dari tepian kawasan Teluk Lerong Garden, sekitar 10 meter. Waktu ditemukan, dia sudah telungkup dan mulai tenggelam,” ujar Rio Saputra, saksi mata.
Rio mengatakan, saat ditarik ke tepi, kondisi korban sudah sangat lemas dan tidak lagi bergerak. Mereka menunggu ambulans datang sambil menjaga agar tubuh korban tidak terseret arus.
“Kami ikat pakai tali, saya jagain supaya tidak hanyut. Begitu ambulans datang baru kami angkat rame-rame,” jelasnya.
Lebih lanjut Rio menjelaskan kondisi korban dalam keadaan kritis dan diberikan pertolongan pertama oleh pihak medis.
“Diberikan pertolongan pertama oleh pihak medis, terus di larikan ke rumah sakit setelah itu,” ungkapnya yg
Dari pengamatannya, korban masih mengenakan pakaian lengkap, termasuk sandal yang masih menempel di kakinya.
“Pakaiannya lengkap, bahkan sandalnya masih dipakai,” tambah Rio.
Warga di sekitar lokasi mengaku korban adalah pekerja wiraswasta berdasarkan keterangan dari KTP yang di bawa. Hingga saat ini, penyebab korban mengambang masih belum diketahui.
“Kalau jatuh di mana, saya kurang tahu. Pokoknya pas ditemukan sudah larut begitu saja,” ungkapnya.
Petugas medis bersama kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke rumah sakit Dirgahayu untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu dari informasi yang dihimpun korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.45 Wita oleh pihak Rumah Sakit Dirgahayu.
Editor: Erwin