Ya, Jembatan Mahulu yang menghubungkan Kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang dengan Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang itu ditabrak kapal ponton pengangkut batu bara Rabu (11/6/2025) malam tadi sekitar pukul 22.40 WITA.
Akibat kejadian ini akhirnya menuai beragam komentar dari warganet, sebab insiden kapal menabrak jembatan sudah berulang kali terjadi, seperti di Jembatan Mahakam I yang mengakibatkan rusaknya fender jembatan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, Hariadi saat diminta Korankaltim.com tanggapannya menjelaskan kalau mereka menerima laporan mengenai peristiwa itu dan melakukan akan pengecekan ke Jembatan Mahulu.
"Pengecekan awal kami lakukan secara visual untuk melihat apakah ada dampak dari insiden tabrakan ini," ujar Hariadi, Kamis (12/6/2025) hari ini.
Pengecekan dilaksanakan hari ini bersama dengan tim dari Polairud Kaltim. "Kami melibatkan Polairud supaya tahu kapal perusahaan apa yang menabrak jembatan itu," tegasnya.
Untuk informasi awal terkait kondisi Jembatan Mahulu yang memiliki 799 meter itu, Hariadi mengaku masih menunggu hasil pengecekan untuk penindakan lebih lanjut.
Editor: Aspian Nur