Saat ini Andi Harun sebagai orang nomor satu di Kota Tepian memilih untuk meneruskan program kerja terdahulu dan Yusrul mengapresiasi kinerja pemerintah kota yang sudah berjalan.
“Kami apresisasi kinerja pemkot, semua programnya sampai hari ini berjalan dengan baik,” kata Yusrul kepada Korankaltim.com Sabtu (31/5/2025) hari ini.
Terkait dengan banjir yang menerjang Samarinda setiap musim hujan menurut Yusrul disebabkan oleh berbagai factor, mulai dari air kiriman, curah hujan tinggi hingga aliran menuju sungai mahakam yang tidak lancar.
“Samarinda ini mendapatkan kiriman dari wilayah lain, tidak adanya jalan air menuju Sungai Mahakam juga menyebabkan penumpukan dan akhirnya banjir di mana-mana. Intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor lainnya,” jelas Yusrul
Saat ini banjir bisa lebih cepat surut dibandingkan dahulu sebelum masa kepemimpinan Andi Harun. “Dulu kalau banjir itu surutnya bisa sampe berhari-hari bahkan seminggu lebih, sekarang hanya hitungan jam atau paling lama sehari, sudah surut meskipun dibeberapa titik bisa lebih lama,” ungkap Yusrul
Meskipun memberikan apresiasi, politisi Gerindra itu tetap menekankan pemerintah bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) perlu terus bekerja. Selain pembangunan drainase juga membangun jalan air dan normalisasi Sungai Mahakam.
“Jalan air diperlukan agar tidak tergenang dipusat kota, Sungai Mahakam sudah seharusnya dinormalisasi karena kondisinya yang sudah tidak seperti dulu, terjadi pendangkalan yang menyebabkan air meluap,” ucap Yusrul.
Pemkot Samarinda tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi banjir, harus ada sinergi dari berbagai pihak mulai dari kota hingga pusat, karena membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Editor: Aspian Nur