Ketinggian air mencapai 10 hingga 50 sentimeter di setiap kawasan banjir dan berdasarkan keterangan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Samarinda, setidaknya hingga saat ini ada sekitar 19 titik lokasi yang terendam banjir.
Lokasi titik tersebut diantaranya, Jalan DI. Panjaitan (depan terminal lempake), Jalan DI. Panjaitan (depan sekolah Bunga Bangsa), Jalan Anggrek Perum Talangsari, Simpang 3 Air hitam (bawah Fly Over), Simpang Mugierjo, Simpang Gunung Kapur, Jalan Pangeran Suryanata (Air Putih), Simpang 3 kebun agung, Simpang 4 Ringroad, Simpang Remaja A yani.
Selain itu Jalan Kebaktian, Jalan Kemerdakaan, Simpang Pramuka, Simpang Damanhuri depan Gang Ogok, Simpang 4 Sempaja, Simpang Alaya, Simpang Gatsu (Gatot Subroto), Simpang Lembuswana, Jalan Antasari hingga Jalan Gajah Mada depan Kantor Gubernur Kaltim.
Akibat dari genangan banjir ini, beberapa fasilitas umum juga turut terdampak mulai dari, SMPN 13 Samarinda, SDN 05, SDN 011, SDN 014, SDN 019 Kecamatan Palaran Samarinda.
Murid sekolah yang menjalani Ujian Akhir Semester (UAS) harus pulang lebih cepat tanpa bisa menjalani ujian karena selain akses jalan menuju sekolah yang tak bisa dilewati ada juga yang sekolahan mereka terendam air.
Musibah lain dalam hujan deras yang mengguyur lebih dari lima jam ini adalah pohon tumbang yang terjadi di Jalan Lambung Mangkurat serta tanah longsor yang terjadi di 4 titik yaitu Jalan Gerilya Solong, Jalan Giri Makmur RT 22 No 25, Jalan Lily 2 RT 31 Perum Talangsari dan Jalan Batu Cermin RT. 05.
Editor: Aspian Nur