Beberapa lokasi yang terdampak banjir antara lain Jalan Gerilya, Citra Niaga, KH Wahid Hasyim II dan Simpang Sempaja.
Selain itu, Jalan HM Ardan Gang H Kunci RT 01, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara juga kerap tergenang setiap kali hujan turun.
Menurut Huber (49) warga sekitar mengatakan bahwa hujan deras tersebut menyebabkan kawasan tempat tinggalnya tergenang air hingga selutut orang dewasa.
“Itu dari jam 4 pagi mulai air naik setiap kali hujan deras. Kalau penyebabnya ya selain intensitas hujan yang tinggi, juga karena saluran drainasenya agak kecil. Paling tinggi itu biasanya sampai paha orang dewasa,” ucapnya.
Ia pun berharap Pemerintah Kota Samarinda bisa segera mengatasi permasalahan banjir tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi terdampak.
“Harapannya pasti tidak banjir lagi, ya paling tidak bisa diminimalisir, karena kalau mau aktivitas susah, apalagi ini dalam gang,” pungkasnya.
Sementara itu, di lokasi yang sama, tepatnya di Jalan HM Ardan Ring Road III, Samarinda Utara, sebuah pohon tumbang menutup jalan di depan Perum Royal Regency.
Pasca kejadian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda langsung melakukan penanganan di lokasi.
Petugas Disdamkarmat Samarinda, Posko II, Dody Noviansyah mengatakan pihaknya menerima informasi dari pusat komunikasi (Puskom) sekitar pukul 07.00 WITA mengenai pohon tumbang di Ring Road III, Jalan HM Ardan.
“Setelah menerima informasi tersebut kami dari posko 11 langsung menuju ke lokasi, dan langsung melakukan penanganan pohon tumbang yang menghalangi jalan,” tuturnya.
Untuk penanganannya, Dody menjelaskan pihaknya menggunakan berbagai peralatan, seperti senso pemotong kayu, parang serta beberapa peralatan APD rescue.
“Kalau kendala dalam evakuasi pohon tumbang ini Alhamdulilah tidak ada, semua berjalan dengan aman dan kami juga dibantu oleh warga sekitar untuk kelancaran arus lalu lintas,” pungkasnya.
Editor: Erwin