Dari rekaman video amatir yang beredar, tampak detik-detik tongkang tersebut menabrak pilar Jembatan Mahakam Lama.
Dari pantauan di lokasi, pasca-insiden, tongkang terlihat mulai miring ke kanan dan melintang di sisi Samarinda Kota. Saat ini, upaya penahanan tengah dilakukan dengan menggunakan empat tug boat dari asis maupun pandu, sejak pukul 16.00 WITA hingga saat ini.
Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Capt Yudi Kusmiyanto ketika ditemui di lokasi menjelaskan bahwa kondisi tongkang miring disebabkan oleh air surut dan arus deras yang membuatnya sulit untuk ditarik.
“Jadi, untuk penanganan awal ini, empat TB sifatnya hanya untuk menahan, supaya tongkang tidak kembali menabrak pilar jembatan,” tuturnya.
Penahanan tersebut akan dilakukan hingga air pasang, kemudian tongkang tersebut ditarik. “Jadi sampai air pasang lagi sekitar pukul 7 malam, baru ditarik,” singkatnya.
Editor: Erwin