Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, menyampaikan bahwa ketinggian air di kawasan tersebut menurut data terbaru menurun sekitar 5 hingga 10 Cm.
“Namun di sisi hilir, khususnya daerah Kelurahan Gunung Lingat, Griya Mukti ternyata ada penambahan jumlah warga yang terdampak,” ujar Suwarso kepada Korankaltim.com, Kamis (30/1/2025).
Hal ini dikarenakan aliran air dari Bengkuring mulai turun ditambah dampak pasang surut Sungai Mahakam sehingga ada kenaikan terdampak.
“Sampai hari ini data dari Pusdalops BPBD Samarinda, ada 7 kecamatan terdampak dengan 9 kelurahan,” katanya.
Ada penambahan satu Kelurahan terdampak di Kelurahan Selili. Kemudian untuk jumlah RT yang terdampak banjir se-Kota Samarinda sebanyak 108 RT.
“Sementara jumlah kepala keluarga yang terdampak 4.118 dan jiwa 13.354, beserta bangunan yang terendam 3.956,” ucapnya.
Suwarso mengungkapkan pihaknya terus menunggu update data terbaru dari kecamatan maupun kelurahan yang terdampak banjir.
“Sekaligus kita terus memantau kondisi dilapangan, apalagi kondisi hari ini disertai dengan gerimis kita berharap semoga tidak menambah ketinggian air,” pungkasnya.
Editor: Erwin