Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumentasi Haji Reguler Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim, Khaeruddin, menyampaikan telah mendapatkan kepastian jumlah kuota yang akan berangkatkan ke Tanah Suci, Arab Saudi.
Setelah adanya kuota ini maka pihaknya segera melakukan pengusulan SK ke Gubernur Kaltim.
“Jumlah kuota 2.586 itu berdasarkan dari Keputusan Menteri Agama (KMA) yang kemudian kita akan bersurat ke Gubernur untuk penempatan SK sesuai nama calon jemaah,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Kamis (16/1/2025).
Dirinya menuturkan kuota ini diambil berdasarkan jumlah penduduk muslim 1:1000 yang kemudian ditambah dengan masa tunggu. “Sehingga terlihatlah hasil jumlah kuota jemaah haji kita,” sebutnya.
Khaerudin pastikan jumlah kuota sebanyak 2.586 tidak berbeda dari tahun 2023 hingga 2024. Namun, di tahun lalu terdapat kuota tambahan sebanyak 159 jemaah.
Ditanyakan persoalan persiapan, ia menerangkan telah meminta kepada para jemaah yang masuk dalam estimasi berangkat tiap kabupaten/kota agar mengumpulkan dokumennya seperti paspor.
“Dikumpulkan ke Kemenag kabupaten kota masing-masing yang kemudian di kirim ke Kemenag Provinsi, dan saat ini masih berjalan untuk proses pembuatan visa,” ucapnya.
Untuk jumlah paspor yang telah tiba di Kemenag Kaltim ada kurang lebih 1.000 paspor. “Jadi sisanya masih ada di kabupaten kota hanya saja belum terantar ke sini,” tuturnya.
Ditambahkannya, untuk proses pemberangkatan jemaah dijadwalkan terbang ke Arah Saudi pada 1 Mei 2025 mendatang.
“Sehingga untuk prosesnya pertama mulai dari pelunasan pada tanggal 21 Januari kemudian dilanjutkan dengan persiapan lainnya seperti pemeriksaan kesehatan, dan ini sudah beberapa kabupaten kota yang telah dan masih melakukan,” tandasnya.
Editor: Erwin