Nama Akmal keluar usai adanya usulan dalam rapat pimpinan DPRD DKI Jakarta bersama dua nama lainnya yakni Teguh Setyabudi dan Tomsi Tohir untuk menggantikan Heru Budi Hartono yang saat ini masih menjabat Pj Gubernur DKI Jakarta yang akan berakhir 17 Oktober mendatang.
Saat dimintai tanggapan terkait hal itu, Akmal Malik mengaku bersyukur. "Alhamdulillah, artinya walaupun masih bersembunyi di Kaltim, masih di lihat-lihat orang juga," canda Akmal Malik kepada Korankaltim.com Minggu (15/9/2024).
Selama bertugas di Kaltim diakui Akmal dirinya memiliki tim yang bagus dan bersyukur bisa menjadi bagian dari tim tersebut. "Saya juga banyak belajar dan didukung teman-teman sehingga bisa bekerja bersama tim," paparnya.
Suksesnya kinerja dilingkungan pemerintahan salah satu kuncinya utama adalah bagaimana membangun kerja sama dengan tim yang baik. Kalaupun ada daerah lain yang melirik boleh saja, tetapi ia mengungkapkan sudah terlalu cinta dengan Benua Etam.
"Tetapi saya berharap yang terbaik lah apapun itu keputusan Presiden RI nantinya," ucap pria berusia 54 tahun ini.
Kemungkinan dirinya dapat menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta bisa saja terjadi. "Semua itu ada kemungkinan, besok bisa naik haji saja mungkin terjadi," tutupnya.
Editor: Aspian Nur