Manejer Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Sendya Ibanez menjelaskan, proses pengurusan bak sedimentasi dan flokulasi ini akan berdampak pada pasokan air di sejumlah wilayah di Kota Tepian.
Wilayah-wilayah yang akan terdampak meliputi Jalan Cipto Mangunkusumo, Bung Tomo, AM Rifaddin, Tani Aman, Slamet Riyadi, sebagian Palaran, Barito Kilometer 2, Harun Nafsi, serta area sekitar Stadion Palaran dan sekitarnya.
Proses pengurusan ini sangat penting untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat. “Bak sedimentasi dan flokulasi berfungsi untuk memisahkan partikel-partikel halus yang ada di dalam air, sehingga air yang sampai ke konsumen tetap bersih dan aman untuk digunakan,” jelas Sendi, sapaan akrabnya, kepada Korankaltim.com Senin (15/7/2024)
Pekerjaan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang dilakukan setiap beberapa bulan sekali. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan kami. Proses pengurusan ini penting untuk memastikan bahwa air yang kami distribusikan selalu memenuhi standar kesehatan dan kebersihan,” ucap Sendi lagi.
Perumdam meminta warga di wilayah terdampak untuk mempersiapkan persediaan air yang cukup selama proses pengurusan berlangsung. Proses pengurusan bak sedimentasi dan flokulasi ini diharapkan dapat selesai dalam waktu satu hari, yang dimulai pada pukul 08.00 WITA.
Editor: Aspian Nur