Hal itu terjadi karena langkanya tabung gas tersebut di pasaran. Harga yang biasanya paling mahal Rp25 Ribu, tercatat mengalami kenaikan hingga mencapai Rp50 Ribu.
Seperti diketahui untuk tabung gas tiga kilogram ini diperuntukkan kepada masyarakat miskin dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terkait dengan langka dan mahalnya harga tabung gas tersebut, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra kepada Korankaltim.com Senin (3/6/2024) hari ini memberikan penjelasan.
Dalam pesan singkat via WhatsApp Arya mengatakan untuk wilayah Samarinda berdasarkan data, terkait kuota dari 9,7 juta di tahun ini, telah tersalurkan 4 juta tabung elpiji 3 kg. "Kalau persentasenya sekitar 60 persen kuota masih ada," ujar Arya.
Terkait dengan informasi di lapangan mengenai kelangkaan tabung gas tiga kilogram diakuinya terjadi peningkatkan pemakaian tabung gas melon menjelang Hari Raya Iduladha 17 Juni nanti.
"Informasi yang kami terima dilapangan itu memang ada peningkatan penggunaan, sehingga nantinya akan ada penambahan 22 ribu tabung gas khusus Samarinda hingga hari Iduladha," tutupnya.
Editor: Aspian Nur