Diduga Dihantam Gelombang Kapal Saat Melintas, Kapal Bermuatan 15 Ton Beras Karam di Sungai Mahakam Belakang Mahakam Square Samarinda
1 menit baca897 kali dibaca

1 menit baca897 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Cuplikan video pendek yang memperlihatkan karamnya Kapal Motor (KM) AL Muhammad viral di media sosial yang mana dalam video tersebut terlihat KM AL Muhammad bermuatan 15 ton beras bulog karam, diduga akibat dihantam ombak dari kapal yang melintas di Sungai Mahakam tepatnya di dekat dermaga kayu belakang Kompleks Mahakam Square Jalan Untung Suropati Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang.
Peristiwa itu terjadi Rabu (29/5/2024) kemarin sekitar pukul 14.00 WITA dan baru diketahui awak media Kamis (30/5/2024) hari ini sekitar pukul 14.00 WITA.
Dikonfirmasi terkait dengan kejadian itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Polairud Kompol Izdiharuddin Faris mengakui adanya insiden tersebut.
"Kejadiannya itu jam dua kemarin dan menurut keterangan awal dari kru kapal, mereka dari Dermaga Mahakam Ulu menuju ke Muara Pegah Kutai Kartanegara. Baru jalan sebentar tiba-tiba langsung dihantam gelombang kapal yang melintas dan membuat air masuk ke dalam kapal, sehingga tenggelam," kata Faris saat dikonfirmasi siang tadi. "Keterangan sementara seperti itu, tidak ada masalah pada kapalnya. Muatan kapalnya kurang lebih 15 ton beras," imbuhnya.
Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa dan saat ini pihaknya juga masih memintai keterangan dari para kru kapal terkait penyebab pastinya.
"Semuanya selamat, mereka bisa berenang semua, dan kapal juga saat itu masih berada di tepi Sungai sehingga karam dekat dermaga kayu," jelasnya.
Ditanya soal nilai kerugian yang dialami akibat kejadian tersebut pihaknya belum bisa menafsirkan, lantaran para kru kapal masih dimintai keterangan. "Masih kami mintai keterangan dulu, jadi belum bisa ditafsirkan berapa," tutup Faris.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG