Kamis, 30/11/2023

Rumah Warga Miskin Ekstrem di Samarinda Bakal Dipasangi Stiker, Isfihani: Boleh Protes

Kamis, 30/11/2023

Ilustrasi kawasan rumah warga miskin ekstrem. (Foto: Antara)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Rumah Warga Miskin Ekstrem di Samarinda Bakal Dipasangi Stiker, Isfihani: Boleh Protes

Kamis, 30/11/2023

logo

Ilustrasi kawasan rumah warga miskin ekstrem. (Foto: Antara)

Penulis: Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda isfihani mempersilahkan masyarakat yang ingin menghapus datanya sebagai warga miskin ekstrem. Pasalnya, Dinsos PM bakal memasang stiker dengan tulisan ‘masyarakat miskin ekstrem’ di rumah warga.

"Besok kita pasang, tapi kalau memang dia tidak merasa miskin ekstrem, boleh protes. Buat surat pernyataan langsung berikan ke lurah untuk ditandatangani," kata Isfihani pada korankaltim.com, Kamis (30/11/2023).

Isfi juga menegaskan, dalam satu tahun ini sudah terjadi pengurangan angka miskin ekstrem di Samarinda. Penyebab utama setelah dilakukannya verifikasi dan validasi (verval) sejak awal tahun.

Banyak data yang tidak sesuai, mengingat data awal berasal dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI. Maka dari itu, dirinya menginginkan dengan adanya pemakaian stiker ini bisa membantu verval data.

"Sekaligus, kan ada program pengentasan kemiskinan ekstrem ini yakni bedah rumah. Tapi ada beberapa warga yang masih ngontrak bisa dicarikan solusi, kalau yang rumah sendiri ya nanti akan dibedah rumahnya,” terangnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sekitar 2019, jumlah warga miskin di Samarinda sekitar 44 ribu jiwa. Sebanyak 9.032 orang diantaranya masuk kategori miskin ekstrem.

Namun, setelah divalidasi pada tahun ini, jumlah warga miskin ekstrem di Samarinda berkurang menjadi 6.973 orang. Pengurangan disebabkan beberapa factor, seperti tidak jelas posisinya saat ini, pindah status dan meninggal.

Editor: Maruly Z



Rumah Warga Miskin Ekstrem di Samarinda Bakal Dipasangi Stiker, Isfihani: Boleh Protes

Kamis, 30/11/2023

Ilustrasi kawasan rumah warga miskin ekstrem. (Foto: Antara)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.